News

Polda Jatim Himbau Tak Ada Konvoi di Malam Tahun Baru

171Views

Surabaya – Polda Jawa Timur (Jatim) telah mempersiapkan pola – pola pengamanan demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat pada masa libur Natal dan tahun baru (Nataru).”Lebih kurang 13 Ribu personel gabungan yang sudah kita siagakan di seluruh wilayah hukum Polda Jatim dalam Operasi Lilin Semeru 2024 ini,” ujar Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto di Mapolda Jatim, Sabtu (28/12).

Untuk teknis pengamanan saat libur Nataru, Dirmanto mengatakan Polda Jatim telah berkoordinasi dengan beberapa pihak saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2024.Sementara untuk personel gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan stakeholder lainya.

Pada Operasi Lilin Semeru 2024 kali ini, Polda Jatim selain pengamanan di Gereja, jalur lalulintas, pusat perbelanjaan dan tempat wisata  juga menekankan kewaspadaan terhadap bencana Hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur.”Pada akhir tahun ini prediksi dari BMKG, perlu diantisipasi adalah bencana hidrometeorologi dampak dari perubahan cuaca ekstrem yang terjadi mulai bulan Desember 2024 sampai Februari 2025,” kata Dirmanto.

Kasatgas Humas Operasi Lilin Semeru 2024 ini juga menghimbau untuk warga masyarakat agar tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun nanti.”Bagi masyarakat yang merayakan pergantian malam tahun baru bisa dilaksanakan di wilayah masing masing, tidak perlu lintas Kabupaten terlebih dengan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknik,” ujar Dirmanto.

Hal itu lanjut Dirmanto untuk menghindari kepadatan lalu lintas termasuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas atau gangguan kamtibmas lainya saat merayakan malam pergantian tahun. “Jika ada konvoi nanti kita akan tertibkan,” tegas Dirmanto.

Untuk mengantisiapasi adanya konvoi, Polda Jatim bersama seluruh Polres yang ada di jajaran Polda Jatim akan melakukan penyekatan.”Akan ada penyekatan yang dilakukan akan secara temporeri sesuai kondisi dan situasi,” ujar Dirmanto.Meskipun penyekatan dilakukan secara tempori (sementara), namun nantinya tetap akan ada pemeriksaan di jalan yang akan dilakukan oleh petugas.Hal ini dilakukan guna menghindari kecelakaan di daerah – daerah yang sudah dipetakan memiliki kerawanan seperti jalur tol atau jalur rawan lainya.”Jadi personel yang sudah kita ploting akan mengingatkan m melintas di jalur yang memiliki kerawanan tersebut,” pungkasnya.

x