News

Perbaikan Geometri Lintasan KA Rejotangan Tulungagung Berpotensi Hambat Lalu Lintas

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

116Views

Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi dimulainya proyek perbaikan geometri jalur kereta api di perlintasan sebidang JPL No. 214, Kelurahan Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung (Jalan Nasional III). Pekerjaan fisik yang difokuskan untuk meningkatkan aspek keselamatan perjalanan kereta maupun pengguna jalan ini dijadwalkan berlangsung malam ini, Senin, 25 Mei 2026 mulai pukul 20.00 WIB hingga Selasa, 26 Mei 2026 pukul 05.00 WIB.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, memaparkan bahwa pembenahan di titik tersebut sangat krusial karena tingginya volume kendaraan harian, sehingga diperlukan penataan ulang struktur rel agar senantiasa kokoh dan aman. Menurutnya, perlintasan sebidang merupakan titik temu yang rawan, sehingga perawatan berkala oleh tim Jalan Rel dan Jembatan sangat penting demi menjaga keamanan jalur sekaligus menekan risiko hambatan perjalanan, “Perlintasan sebidang adalah titik pertemuan krusial. Perawatan geometri rutin oleh tim Jalan Rel dan Jembatan malam ini sangat penting untuk menjaga keamanan lintasan serta meminimalkan risiko gangguan perjalanan,” ujar Tohari.

Mengingat proses teknis ini mencakup pembongkaran lapisan aspal serta penempatan material konstruksi di sekitar lokasi, pihak KAI Daop 7 Madiun sangat menyarankan pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan besar atau pengendara yang sedang terburu-buru, untuk beralih ke rute alternatif guna menghindari potensi kemacetan di area JPL No. 214 selama proyek berjalan.

Bagi pengendara yang tetap harus melewati jalur tersebut, diharapkan untuk menurunkan laju kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan karena adanya tumpukan material serta perubahan kontur permukaan jalan. Selain itu, publik diminta untuk mematuhi instruksi petugas di lapangan serta mengikuti rambu pengalihan arus yang telah dipasang demi kelancaran lalu lintas.

Agenda ini merupakan wujud nyata komitmen KAI Daop 7 Madiun dalam merawat infrastruktur secara berkala, di mana sepanjang tahun 2026 ini ditargetkan sebanyak 92 titik perlintasan sebidang akan diperbaiki. Khusus untuk kawasan Rejotangan, pengerjaan fase berikutnya akan diteruskan pada Selasa (26/5/2026) malam pukul 20.00 WIB dan ditargetkan rampung pada Rabu (27/5/2026) pukul 05.00 WIB.

Tohari menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan tetap menjadi prioritas paling utama. Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kenyamanan yang muncul akibat aktivitas proyek ini, sekaligus mengapresiasi pengertian dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. (edp)

x