NewsUncategorized

KAI Daop 7 Madiun Gelar Inspeksi Lintas Demi Keselamatan KA

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

114Views

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus berkomitmen meningkatkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui inspeksi lintas menggunakan lori dresin yang dilaksanakan pada Senin (6/7).

Kegiatan inspeksi tersebut dipimpin langsung oleh Vice President (VP) Daop 7 Madiun, Ali Afandi, bersama jajaran manajemen. Inspeksi dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi operasional serta kesiapan prasarana perkeretaapian di wilayah kerja Daop 7 Madiun, dengan fokus pada lintas Madiun–Walikukun.

Dalam kegiatan tersebut, VP Daop 7 Madiun didampingi Manajer Operasi, Manajer Sintel, Manajer Jalan dan Jembatan (JJ), Manajer Humas, Manajer SDMU, para Quality Control (QC), serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) terkait.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa inspeksi lintas menggunakan lori dresin merupakan bagian dari langkah preventif untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian tetap dalam kondisi andal.

“Inspeksi lintas dengan lori dresin ini merupakan komitmen penuh KAI Daop 7 Madiun untuk memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan perka selalu berada di prioritas tertinggi. Kami ingin memastikan setiap jengkal jalur dan fasilitas pendukungnya dalam kondisi prima untuk melayani pelanggan,” ujar Tohari.

Sebelum inspeksi dimulai, seluruh peserta mengikuti apel safety briefing dan doa bersama yang dipimpin oleh VP Daop 7 Madiun. Dalam arahannya, VP Daop 7 Madiun menekankan pentingnya menjaga keandalan prasarana agar tetap memenuhi standar keselamatan tertinggi guna mendukung kelancaran operasional serta kepuasan pelanggan.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di sepanjang lintas Madiun–Walikukun. Pemeriksaan meliputi kondisi jalan rel dan wesel sebagai tumpuan utama perjalanan kereta api, struktur jembatan dan area emplasemen stasiun, fasilitas persinyalan dan telekomunikasi (Sintel), serta berbagai prasarana pendukung lainnya.

Selain memastikan kondisi prasarana, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi lapangan bagi jajaran manajemen. Melalui inspeksi secara langsung, berbagai potensi perbaikan dapat segera diidentifikasi, mitigasi risiko dilakukan lebih dini, serta seluruh fasilitas kereta api dipastikan tetap dalam kondisi andal dan laik operasi.

Melalui pemeliharaan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI Daop 7 Madiun optimistis dapat terus menghadirkan layanan transportasi massal yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi seluruh masyarakat. (mmp)

x