News

Melek Teknologi, Petani Kediri Disuguhi Inovasi Modern di Gertek 2026

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

109Views

Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mempertegas komitmennya dalam mendongkrak daya saing dan kemandirian petani lokal melalui ajang Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (Gertek) 2026. Perhelatan yang berpusat di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan pada Senin (6/7/2026) tersebut menggandeng lebih dari 77 perusahaan lintas sektor. Mulai dari penyedia benih unggul, produsen pupuk dan pestisida, pengembang alat mesin pertanian (alsintan), hingga lembaga perbankan.

Melalui sinergi ini, para petani disuguhi beragam terobosan teknologi pertanian secara langsung lewat lahan percontohan (demplot), pameran produk, serta demonstrasi alsintan modern. Tak hanya itu, peluang perluasan modal usaha juga dibuka lebar bagi para petani, “Keterlibatan aktif berbagai perusahaan dalam Gertek tahun ini memberikan kemudahan bagi petani, salah satunya dalam memilah dan memilih varietas benih unggul yang paling ideal untuk lahan mereka,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin.

Mengusung tajuk “Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan”, Gertek 2026 difokuskan untuk memacu transformasi sektor agraris agar tampil lebih modern, efisien, dan kompetitif. Tampil beda dari edisi sebelumnya, Gertek 2026 dikemas dalam skala yang jauh lebih masif. Sebanyak 14.000 petani turut berpartisipasi, di mana 6.000 di antaranya berkesempatan mengikuti forum temu tani selama tujuh hari yang tersebar ke dalam 150 kelas edukasi.

Solikin menambahkan, agenda tahunan ini merupakan langkah konkret Mas Dhito dalam menyokong agenda ketahanan pangan nasional, sekaligus ikhtiar nyata untuk mengerek kesejahteraan petani lewat adopsi inovasi.

Di sisi lain, Mas Dhito juga konsisten memacu produktivitas sektor pangan lewat guyuran stimulus. Mulai dari distribusi benih padi dan jagung, penyaluran ratusan unit alsintan sepanjang tahun 2025 hingga 2026, hingga pemenuhan sarana pendukung pertanian lainnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri, Sukadi, menyebutkan bahwa Gertek 2026 yang berlangsung pada 6–12 Juli ini berfungsi sebagai akselerator penyebaran informasi teknologi agraris terkini.

“Harapan kami, para petani—terutama generasi muda—bisa menyaksikan dan menyelami langsung laju perkembangan teknologi pertanian masa kini,” ungkapnya.

Menanggapi gelaran tersebut, Direktur Perbenihan Tanaman Hortikultura Kementan, Tommy Nugraha, menilai Kabupaten Kediri menyimpan potensi agraris yang luar biasa.“Tantangan geografis atau kondisi lahan di sini sangat bisa disiasati dengan teknologi modern. Kuncinya tinggal bagaimana implementasi teknologi tersebut mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan,” tandasnya. (adv/kom)

x