NewsUncategorized

Mas Dhito Hadirkan Teknologi Pertanian di Gertek 2026

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

66Views

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian melalui penyelenggaraan Gelar Inovasi dan Teknologi Pertanian (Gertek) 2026. Kegiatan ini menjadi upaya untuk mendorong petani agar semakin maju dan berdaya saing melalui pemanfaatan berbagai inovasi serta teknologi pertanian terbaru.

Gertek 2026 digelar di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, pada Senin (6/7). Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 77 perusahaan yang bergerak di bidang benih unggul, pupuk, pestisida, alat dan mesin pertanian, hingga sektor perbankan.

Melalui partisipasi puluhan perusahaan tersebut, para petani dapat melihat langsung berbagai inovasi pertanian yang ditampilkan melalui demplot, pameran, dan demonstrasi alat mesin pertanian modern. Selain itu, petani juga memperoleh informasi mengenai akses permodalan.

“Hadirnya perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi dalam Gertek ini, petani juga semakin dimudahkan untuk memilih, semisal benih unggul yang sesuai,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Mohamad Solikin.

Mengusung tema “Pertanian Modern untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan”, Gertek 2026 berfokus mendorong transformasi sektor pertanian agar semakin maju, efisien, dan berdaya saing.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Gertek 2026 diselenggarakan dengan skala yang lebih besar. Sebanyak 14 ribu petani dilibatkan, dengan 6 ribu di antaranya mengikuti kegiatan temu tani selama tujuh hari yang terbagi dalam 150 kelas pembelajaran.

Menurut Solikin, Gertek merupakan wujud dukungan Bupati Mas Dhito terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai inovasi di sektor pertanian.

Di sisi lain, Mas Dhito juga terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui berbagai program bantuan. Bantuan tersebut meliputi benih padi, benih jagung, penyaluran ratusan alat dan mesin pertanian pada 2025 dan 2026, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi mengatakan Gertek 2026 yang berlangsung pada 6–12 Juli menjadi sarana percepatan penyebarluasan informasi mengenai inovasi teknologi pertanian.”Tujuannya supaya para petani, khususnya anak muda, bisa melihat langsung perkembangan teknologi pertanian terbaru,” bebernya.

Di lokasi yang sama, Direktur Perbenihan Tanaman Hortikultura Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Tommy Nugraha menilai Kabupaten Kediri memiliki potensi besar di sektor pertanian.

“Kondisi lahan yang ada di sini mampu diatasi dengan teknologi yang tersedia saat ini. Tinggal bagaimana teknologi itu bisa menjawab tantangan di lapangan,” terangnya. (mmp)

x