News

Mbak Wali Tinjau Revitalisasi TK Dharma Wanita Tempurejo I

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

69Views

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau proses revitalisasi Gedung TK Dharma Wanita Tempurejo I yang mengalami kerusakan, Rabu (22/07/2026). Perbaikan gedung tersebut merupakan program pemerintah pusat yang masuk dalam program prioritas Presiden Prabowo berupa revitalisasi gedung sekolah. Adapun bagian yang diperbaiki meliputi ruang kelas, ruang guru, serta penataan lingkungan sekolah.

Dalam peninjauan tersebut, Mbak Wali memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas bangunan. Menurutnya, infrastruktur pendidikan yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal. ‘Semua sekolah tentu menjadi perhatian pemerintah. Kita dapat masukan bahwa TK Dharma Wanita Tempurejo ini sudah tidak layak dan kita ingin meninjau progres pembangunannya. Targetnya di Bulan Oktober pembangunan ini sudah selesai,” ujarnya.

Mbak Wali menjelaskan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan, termasuk di sektor pendidikan. Pemerintah Kota Kediri akan terus mengawal pelaksanaan revitalisasi hingga selesai agar gedung dapat segera digunakan kembali.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. “Alhamdulillah kami disupport dari pemerintah pusat. Kami bersyukur sekali. Dengan adanya kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah tentunya proses pendidikan akan berjalan optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Kota Kediri Sulthon menjelaskan TK Dharma Wanita Tempurejo I merupakan salah satu sekolah dengan kondisi bangunan rusak berat. Saat hujan, atap gedung mengalami kebocoran parah sehingga membuat proses belajar mengajar menjadi tidak nyaman bagi anak-anak.

Kondisi tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah pusat karena dinilai memiliki tingkat urgensi yang tinggi. Setelah melalui proses survei dan desk, tingkat kerusakan bangunan diketahui mencapai 70 persen sehingga disetujui untuk direvitalisasi. “Lalu dilakukan survey dan desk, kerusakannya sebesar apa, ternyata bangunan ini rusaknya 70%. Di Kota Kediri untuk jenjang TK dan PAUD yang kami usulkan ada 23 titik dan per bulan ini yang sudah terealisasi ada 7 sekolah. Selain dari anggaran pusat, daerah juga menganggarkan 4 titik lokasi TK yang kondisinya rusak parah, ” imbuhnya.

Sulthon menambahkan dari 23 titik yang diusulkan, terdapat beberapa sekolah dengan tingkat kerusakan sekitar 40 persen sehingga belum menjadi prioritas utama. Saat ini revitalisasi difokuskan pada sekolah yang tingkat kerusakannya di atas 60 persen. “Setiap awal tahun kami memetakan kerusakan gedung sekolah. Ada yang rusak berat, sedang ataupun ringan. Dari kerusakan berat ini juga kami usulkan di APBD. Namun dengan kondisi saat ini tidak bisa semua kita akomodir jadi kami usulkan di pemerintah pusat,” ungkapnya.

Kepala TK Dharma Wanita Tempurejo I Ani mengaku bersyukur sekolahnya mendapat bantuan revitalisasi. Menurutnya, kondisi gedung sudah tidak layak digunakan karena atap mengalami kerusakan sehingga sering bocor saat hujan. Selain itu, tembok-tembok sekolah juga mengalami kerusakan dan selama ini ditutupi menggunakan wallpaper serta hiasan dinding.”Alhamdulillah sekali bisa diperbaiki karena gedung sekolah ini memang tidak layak. Senang sekali hari ini ditinjau oleh Mbak Wali. Dimana ini menjadi lentera motivasi untuk menyalakan semangat bagi kami para pendidik,” ungkapnya. (mmp)

x