News

Mas Dhito Sapa Siswa Baru, Ajak Fokus Belajar

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

65Views

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyapa para siswa baru SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School tahun ajaran 2026/2027 dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/7). Pada kesempatan itu, Mas Dhito membuka sesi tanya jawab dan mendapati para siswa telah memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Kepada 100 siswa angkatan ke-4 tersebut, Mas Dhito berpesan agar memanfaatkan kesempatan yang telah diraih dengan sebaik-baiknya. Mereka merupakan siswa yang berhasil lolos seleksi dari total 298 pendaftar. “Beberapa pertanyaan anak-anak apakah akan mendapatkan beasiswa kalau masuk perguruan tinggi. Persoalan beasiswa itu seleksi alam. Prinsipnya hari ini saya minta kepada anak-anak untuk fokus belajar,” kata Mas Dhito.

Menurut Mas Dhito, beasiswa merupakan peluang yang harus diupayakan, bukan sekadar ditunggu. Kesempatan memperoleh beasiswa terbuka dari berbagai sumber, baik Pemerintah Kabupaten Kediri, perguruan tinggi, maupun instansi lainnya.Ia menegaskan, siswa yang memiliki prestasi dan memenuhi persyaratan berpeluang memperoleh beasiswa. Karena itu, ia meminta seluruh siswa tetap bersemangat belajar agar nantinya dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Mas Dhito juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Ia berharap capaian angkatan pertama yang mayoritas berhasil diterima di perguruan tinggi tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan oleh angkatan berikutnya. Dari 126 siswa angkatan pertama, sebagian besar berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Harapannya angkatan ke-2, ke-3 dan ke-4 yang baru masuk ini bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai oleh angkatan pertama atau lebih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mas Dhito menekankan bahwa setiap anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Melalui SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan akses pendidikan gratis beserta fasilitas asrama bagi anak-anak dari keluarga Desil 1-4 yang sebelumnya tidak memiliki harapan untuk melanjutkan sekolah.

Salah satu siswa baru, Arfa, asal Desa Satak, Kecamatan Puncu, mengaku sebelumnya sempat kehilangan harapan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya. Untuk membantu perekonomian keluarga, ia bahkan pernah mencari kayu bakar untuk dijual. “Saya sebenarnya pingin sekolah, belum pingin bekerja. Akhirnya dapat informasi sekolah gratis terus mencoba daftar,” akunya.

Kini Arfa bersyukur diterima sebagai siswa angkatan ke-4 SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Bersama teman-temannya, ia berharap dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. (mmp)

x