News

Menembus Jalan Terjal, Polri Salurkan Bantuan Kapolda NTT untuk Korban Gempa

Jurnalis: Fredecius Hardiyanto

42Views

NAGEKEO — Di tengah sulitnya akses akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 SR, Polri tetap hadir membantu masyarakat terdampak. Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., bersama Tim Gabungan Satgas menyalurkan bantuan dari Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., kepada warga terdampak gempa di Desa Wajomara dan Kampung Natakupe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.

Perjalanan menuju kedua wilayah tersebut tidak mudah. Kondisi geografis yang berada di kawasan lembah serta akses jalan yang dipenuhi longsoran baru pascagempa menjadi tantangan bagi rombongan.

Untuk mencapai Kampung Natakupe, tim bahkan harus menyeberangi sungai yang cukup luas karena belum tersedia jembatan penghubung. Personel turun langsung ke sungai dan rela berbasah-basahan demi memastikan bantuan dapat tiba dan diterima masyarakat yang membutuhkan.

Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah Kapolres Nagekeo dan Tim Gabungan Satgas. Mereka terus menempuh perjalanan dengan tujuan memastikan masyarakat di wilayah sulit dijangkau tetap merasakan kehadiran negara di tengah bencana.

Bantuan dari Kapolda NTT kemudian diserahkan langsung kepada warga terdampak gempa. Wajah haru dan penuh syukur tampak dari masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

Bagi warga, kehadiran Kapolres Nagekeo bersama personel Polri bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi bencana.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolda NTT dan Bapak Kapolres Nagekeo yang sudah datang langsung ke tempat kami. Kami sangat terharu, karena kondisi jalan sulit, tetapi Bapak-bapak Polisi tetap datang untuk melihat dan membantu kami,” ungkap salah seorang warga.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak menjadi bukti bahwa pelayanan dan kepedulian tidak berhenti meski menghadapi keterbatasan akses.

Jarak yang jauh, jalan terjal, longsor, dan derasnya sungai bukan alasan untuk berhenti melangkah. Di tengah duka akibat gempa, Polri memilih hadir, membawa bantuan, dan menyalakan kembali harapan masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Kapolres Nagekeo bersama Tim Gabungan Satgas menunjukkan bahwa semangat kemanusiaan mampu menembus berbagai rintangan. Bagi masyarakat di pelosok terdampak bencana, langkah tersebut memiliki arti besar: Polri hadir, Polri peduli, dan masyarakat tidak berjalan sendiri. (ho)

x