News

Warga Binaan Lapas Kediri Peringati Maulid Nabi

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

61Views

Kediri — Lapas Kelas IIA Kediri menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang diikuti jajaran petugas dan warga binaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta menjadikan akhlak beliau sebagai teladan dalam kehidupan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Kediri, Bambang Setiawan. Ia menyampaikan, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan.

Melalui momentum tersebut, warga binaan diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki diri, serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah. Semoga melalui kegiatan ini, kita semakin meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, dan mampu menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bambang.

Hadir sebagai pemateri, K.H. Arif Widodo dari Pondok Pesantren Lirboyo menyampaikan kajian tentang makna kecintaan kepada Rasulullah SAW. Ia mengajak warga binaan tidak hanya mengungkapkan kecintaan kepada Rasulullah melalui ucapan, tetapi juga membuktikannya dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak shalawat, senantiasa bersabar, serta meneladani akhlakul karimah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

K.H. Arif Widodo juga mengingatkan bahwa masa pembinaan di Lapas dapat menjadi kesempatan untuk melakukan perubahan dan memperbaiki diri. Kesabaran dalam menjalani proses, ketekunan beribadah, serta menjaga akhlak kepada sesama merupakan bagian dari upaya menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapatkan ridha Allah SWT.

Menutup kajiannya, K.H. Arif Widodo menyampaikan harapan kepada seluruh jamaah agar kelak dapat menjadi golongan hamba yang masuk surga bersama Rasulullah SAW karena mencintai beliau.

“Semoga nanti kita termasuk golongan hamba-hamba yang masuk surga bersama Rasulullah SAW karena mencintai beliau,” ungkapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Lapas Kediri menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam proses pembinaan. Lantunan shalawat dan pesan-pesan kebaikan diharapkan dapat menguatkan warga binaan untuk terus berubah, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia. (edp)

x