PONOROGO – Kebakaran melanda kawasan hutan Perhutani di Petak 130 E RPH Bungkal, BKPH Ponorogo Timur, KPH Lawu Ds, Dukuh Sambirejo, Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/9) malam.
Kebakaran menghanguskan sekitar 1 hektare lahan vegetasi. Kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman warga yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 19.00 WIB setelah melihat titik api muncul di area hutan. Mendapat laporan, personel Polsek Bungkal Polres Ponorogo segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Perhutani serta instansi terkait.
Sebanyak 18 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan dan pemadaman secara manual. Vegetasi yang terbakar meliputi pohon albasia, semak, alang-alang, serta serasah kering.
Petugas memadamkan api menggunakan gepyok atau pemukul api, membuat sekat bakar, serta menimbun bara dengan tanah untuk memutus suplai oksigen.
Berkat respons cepat dan sinergi tim gabungan, api berhasil dipadamkan total sebelum menjangkau permukiman warga.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kapolsek Bungkal AKP Ichwanul Huda, S.H., mengatakan kecepatan respons dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan kebakaran tersebut.
“Begitu informasi kami terima, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait. Alhamdulillah, api berhasil kami padamkan sehingga tidak meluas,” ujar AKP Ichwanul Huda, Rabu (16/9/2026).
Meski api utama telah padam, petugas tetap melakukan penyisiran atau mopping-up untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang dapat memicu kebakaran kembali.
Kapolsek Bungkal juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembersihan lahan secara sembarangan. Kondisi cuaca yang kering saat ini meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). (ho)




























