News

Mangga Podang Lereng Wilis Kantongi Sertifikat IG

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

59Views

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga populasi dan kualitas mangga podang Lereng Wilis setelah komoditas khas daerah tersebut memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG).

Mangga podang merupakan salah satu komoditas unggulan hortikultura Kabupaten Kediri yang banyak ditemukan di wilayah barat sungai. Pemkab Kediri berupaya menjaga keberadaan komoditas tersebut melalui peremajaan tanaman dan edukasi kepada petani.

Selain melakukan pembelian bibit untuk peremajaan, edukasi kepada petani dilakukan secara berkelanjutan, terutama terkait cara menjaga kualitas buah. Salah satunya dengan tidak menggunakan booster untuk mempercepat proses pematangan.

“Kita juga terus mengedukasi petani untuk menjaga kualitas dari mangga podang itu,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa usai mengikuti diskusi bertajuk “Pasti Ada Solusi” di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Jumat (18/9/2026).

Menurut Dewi, karakteristik mangga podang tidak terlepas dari kondisi tanah di kawasan lereng Gunung Wilis. Faktor tersebut membuat mangga podang memiliki rasa dan tekstur khas yang berbeda ketika ditanam di luar kawasan tersebut.

Sertifikat IG untuk mangga podang Lereng Wilis diserahkan Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas dan diterima Dewi Mariya Ulfa mewakili Bupati Kediri.

Sertifikat tersebut diberikan setelah mangga podang Lereng Wilis melalui proses permohonan pendaftaran hingga tahap pemeriksaan substantif.

“Dengan diterimanya sertifikat itu, mangga podang ke depannya bisa diproduksi semakin banyak dan mempercantik kemasan, tak kalah penting juga bagaimana kita menjaga lahan,” ujarnya.

Pemkab Kediri berharap sertifikat IG dapat meningkatkan nilai jual mangga podang sehingga mampu bersaing dengan produk mangga yang dipasarkan di supermarket.

“Harganya diharapkan juga bisa bersaing dengan mangga-mangga yang ada di supermarket-supermarket,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BRIDA Kabupaten Kediri Eko Setiyono menyebut potensi mangga podang dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, masyarakat diharapkan turut menjaga keberadaan pohon serta lahan yang menjadi penghasil mangga podang.

“Kami minta kepada masyarakat untuk bisa mengamankan terutama lahan, pohon, perlakuannya dan sebagainya supaya kualitasnya tetap terjaga,” pesannya. (edp)

x