News

Mas Dhito Dropping Air Bersih ke Desa Surat

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

58Views

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan BPBD Kabupaten Kediri membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Desa Surat, Kecamatan Mojo. Langkah tersebut dilakukan menyusul berkurangnya debit sumber air yang biasa mengalir di wilayah tersebut.

Akibat kondisi itu, sekitar 500 jiwa di Dusun Selorejo mengalami kesulitan mengakses air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, Desa Surat merupakan salah satu wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan setiap musim kemarau, meski tidak masuk kategori kekeringan ekstrem.

“Desa Surat merupakan salah satu daerah yang berpotensi mengalami kekeringan setiap musim kemarau,” ujar Ariyanto, Selasa (29/9/2026).

Sebagai langkah mitigasi, Pemkab Kediri memberikan empat tandon air dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter. Selain itu, BPBD telah melakukan tiga kali dropping air bersih dengan total 15.000 liter.

“Kita harus hadir dalam mencukupi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk persoalan air seperti yang terjadi di Desa Surat,” kata Ariyanto menyampaikan pesan Bupati Kediri.

Selain Desa Surat, sejumlah wilayah lain juga dipetakan berpotensi mengalami kekeringan. Di Kecamatan Mojo terdapat Desa Ponggok dan Ngetrep, sedangkan di Kecamatan Grogol terdapat Desa Kalipang.

Sementara di wilayah timur sungai, daerah yang berpotensi mengalami kekeringan meliputi Desa Sempu dan Babadan di Kecamatan Ngancar, serta Desa Wonorejo Trisulo dan Sepawon di Kecamatan Plosoklaten.

Ariyanto menyebut BPBD Kabupaten Kediri terus melakukan monitoring secara intensif untuk mempersiapkan langkah mitigasi yang diperlukan. Masyarakat juga diharapkan aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing.

Penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan kondisi di lapangan, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber air dan kebutuhan masyarakat.

Pemkab Kediri berupaya memastikan berkurangnya debit sumber air tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar warga. Jika kondisi kekurangan air berlangsung lama, masyarakat diminta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan segera melaporkannya kepada BPBD Kabupaten Kediri.

“Diharapkan masyarakat bisa melakukan koordinasi dengan desa dan segera melaporkan ke BPBD Kabupaten Kediri jika terjadi kekurangan air maupun kekeringan,” pungkas Ariyanto. (mmp)

x