News

Masuk 10 Besar PIN Siskamling Jatim, Mbak Wali Apresiasi Inovasi Warga Ngronggo

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

36Views

KEDIRI — Sistem keamanan lingkungan di RT 05 RW 02 Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, masuk 10 besar PIN Siskamling Jogo Jawa Timur 2026. Capaian tersebut diraih berkat pengembangan sistem keamanan warga yang dilakukan secara bertahap sejak 2018.

Awalnya, warga hanya mengandalkan kegiatan ronda dan Poskamling. Seiring waktu, sistem tersebut dikembangkan dengan pencatatan kegiatan serta pemanfaatan teknologi CCTV untuk mendukung pemantauan lingkungan.

Tim penilai PIN Siskamling Jogo Jawa Timur datang langsung ke RT 05 RW 02, Senin (5/10/2026), untuk melihat penerapan sistem keamanan yang dijalankan warga. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut menyambut kedatangan tim sekaligus melihat pelaksanaan Siskamling di lingkungan tersebut.

Salah satu inovasi warga adalah Poskamling Portabel yang dilengkapi buku literasi untuk mencatat berbagai kegiatan, termasuk buku kejadian dan buku tamu.

Untuk memperkuat keamanan, warga juga memasang enam CCTV di sejumlah titik strategis. Seluruh kamera tersebut dipusatkan di Poskamling dan telah terintegrasi dengan Kelurahan Ngronggo serta Kecamatan Kota.

CCTV juga dapat diakses warga melalui gawai masing-masing. Dengan sistem tersebut, masyarakat tetap dapat memantau kondisi lingkungan meski Poskamling sedang tidak beroperasi.

Melihat inovasi tersebut, Mbak Wali mengapresiasi kreativitas warga RT 05 RW 02. Menurutnya, Poskamling Portabel menunjukkan bahwa keamanan lingkungan dapat dibangun secara sederhana, tetapi tetap inovatif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Saya rasa sarana dan prasarananya sudah sangat lengkap. Saya berharap RT dan RW di kelurahan lain bisa mencontoh. Tentunya nanti kelurahan dan kecamatan juga akan mendukung,” ujarnya.

Menurut Vinanda, kekuatan Siskamling tidak hanya terletak pada sarana dan prasarana, tetapi juga kepedulian masyarakat. Lingkungan RT menjadi titik terdekat untuk mengenali dan merespons potensi gangguan sejak dini.

“Kalau masyarakat di tingkat RT sudah punya pemahaman dan rasa tanggung jawab untuk sama-sama menjaga wilayahnya, potensi gangguan paling kecil bisa kita antisipasi bersama,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi warga, RT, RW, kelurahan, hingga kecamatan. Praktik tersebut dinilai dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di Kota Kediri dalam memperkuat keamanan berbasis partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Operasi Gabungan Satpol PP Provinsi Jawa Timur Lilik Herawati menjelaskan, PIN Siskamling Jogo Jawa Timur merupakan bagian dari gerakan Jogo Jawa Timur yang diinisiasi Gubernur Jawa Timur.

Program tersebut menekankan keterlibatan masyarakat dan Satlinmas sebagai akar rumput, mata, serta telinga pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban mulai dari tingkat lingkungan.

“Pemerintah tentu tidak bisa sendiri. Kami butuh keterlibatan masyarakat. Kalau desa dan kelurahannya aman, insyaallah kota aman, Jawa Timur aman,” ungkapnya.

Lilik juga mengapresiasi Poskamling RT 05 RW 02 Kelurahan Ngronggo yang dinilai menunjukkan keseriusan warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Penilaian PIN Siskamling dilakukan melalui tiga tahap, yakni seleksi administrasi, paparan, serta monitoring dan evaluasi untuk melihat kesesuaian antara dokumen pendukung dengan kondisi di lapangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pabandya Wanwil Sterdam Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Poniman, Kasibin Penakta Subditbintibsos Ditbinmas Polda Jatim Kompol Hari Aziz, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Kasdim 0809/Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Indun Munawaroh, kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya. (edp)

x