Deretan bunga tabebuya berwarna putih, merah muda, hingga kuning di Perumahan Kota Baru Keandra, Desa Sindangjawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, menjadi daya tarik warga untuk berswafoto. Keindahan bunga yang bermekaran di sepanjang jalan menanjak itu ramai diperbincangkan setelah foto dan videonya viral di media sosial.
Pantauan di lokasi, Sabtu (10/10/2026) sore, sejumlah warga terlihat memadati trotoar di sepanjang jalan tersebut. Mereka bergantian mencari sudut terbaik untuk berfoto dengan latar bunga tabebuya yang menghiasi sisi kanan dan kiri jalan.
Pengunjung datang bersama keluarga, teman, hingga anak-anak. Mereka tampak berpose di bawah pohon, merekam video, dan membuat konten untuk diunggah ke media sosial. Jalan beton yang menanjak itu pun terlihat seperti koridor bunga yang menarik perhatian masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Yuni (35), warga Kecamatan Weru, mengaku sengaja datang bersama saudara, teman, dan anaknya karena penasaran setelah melihat bunga tabebuya ramai diperbincangkan di media sosial.
“Ya sudah tahu sih dari dulu, cuma baru viral sekarang,” ujarnya.
Yuni mengatakan, dirinya sudah mengetahui keberadaan pohon-pohon tersebut sejak kawasan perumahan mulai berkembang. Ia bahkan beberapa kali mengunjungi lokasi itu sebelum ramai didatangi warga. Namun, unggahan foto dan video yang beredar membuatnya ingin kembali melihat bunga yang sedang bermekaran sekaligus berswafoto bersama orang-orang terdekat.
“Ya penasaran banget, banget-banget,” tegasnya.
Sementara itu, karyawan Perumahan Kota Baru Keandra, Andrian Farid, mengatakan terdapat sekitar 15 pohon tabebuya di kawasan tersebut, termasuk di sekitar Masjid Raya. Pohon-pohon itu ditanam sejak 2019 menggunakan bibit setinggi sekitar satu meter. Kini, setelah tumbuh besar, bunga-bunganya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Ya supaya cantik, asri, dan teduh sebenarnya. Jadi memang kawasan ini suasananya supaya asri dan sejuk,” kata Andrian.
Menurut Andrian, jumlah pengunjung mulai meningkat sekitar sepekan terakhir. Ia menduga keramaian tersebut bermula dari video yang diunggah warga melalui TikTok hingga masuk halaman rekomendasi atau For You Page (FYP) dan menarik perhatian masyarakat untuk datang langsung.
“Ini kemungkinan satu minggu kemarin. Satu minggu kemarin mungkin dari warga ada yang memvideokan di TikTok, lalu viral FYP,” ujarnya.
Pohon tabebuya yang awalnya ditanam untuk memperindah lingkungan kini menjadi salah satu spot favorit warga untuk berswafoto. Pengunjung diimbau tetap menjaga kebersihan dan ketertiban serta berhati-hati saat mengambil foto, mengingat jalan tersebut masih digunakan sebagai akses kendaraan di kawasan perumahan. (mmp)




























