News

KAI Daop 7 Intensifkan Inspeksi Malam Perlintasan KA

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

8Views

KAI Daop 7 Madiun mengintensifkan pengawasan keselamatan perjalanan kereta api melalui inspeksi malam di sejumlah jalur perlintasan sebidang (JPL). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelayakan sarana dan prasarana serta kesiapsiagaan petugas dalam menjalankan prosedur keselamatan.

Pada Sabtu dini hari (10/10), Vice President (VP) KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, memimpin langsung inspeksi di lintas Tulungagung–Kediri. Kegiatan tersebut turut diikuti jajaran manajemen, meliputi Manajer Pengamanan, Manajer Operasi, Manajer Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik (Sintel), Manajer Sarana, Manajer Humas, serta Manajer SDM dan Umum (SDMU).

Pemeriksaan dilakukan di sejumlah titik, yakni JPL 254, JPL 255, dan JPL 256. Inspeksi meliputi kondisi sarana dan prasarana perlintasan, penerapan standar keselamatan di area kerja, serta kesiapsiagaan petugas yang bertugas pada malam hari.

Dalam kesempatan tersebut, Ali Afandi juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada petugas agar senantiasa menjaga kewaspadaan, disiplin, serta kepatuhan terhadap prosedur selama menjalankan tugas.

Pada waktu yang sama, jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun yang terdiri atas Manajer Angkutan Penumpang, Manajer IT, dan Manajer Unit Kesehatan melaksanakan inspeksi di lintas Kertosono–Kediri. Pemeriksaan menyasar sejumlah titik strategis, yakni JPL 297 di Papar, JPL 291 di Baye yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub), serta JPL 272 di Rembang, Ngadiluwih.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Inspeksi langsung pada malam hari menjadi bagian dari upaya manajemen untuk memastikan seluruh aspek keselamatan berjalan optimal.

“Kegiatan tilik perlintasan pada malam hari ini merupakan bentuk komitmen proaktif manajemen Daop 7 Madiun dalam mengawal keselamatan perjalanan KA secara menyeluruh dan berkesinambungan. Kami ingin memastikan seluruh sarana keselamatan berfungsi optimal dan petugas di lapangan, khususnya para PJL, selalu dalam kondisi siap siaga serta menjalankan prosedur operasional secara disiplin,” ujar Tohari.

Ia menambahkan, pengawasan intensif dan pemeriksaan langsung di lapangan diharapkan dapat meminimalkan potensi bahaya sekaligus meningkatkan kewaspadaan operasional.

“Keselamatan para penumpang dan kelancaran perjalanan kereta api adalah prioritas utama yang terus kami jaga setiap saat,” pungkasnya.

Melalui inspeksi rutin dan berkelanjutan, KAI Daop 7 Madiun berupaya memperkuat budaya keselamatan (safety culture) di seluruh lini operasional. Upaya ini diharapkan dapat mendukung perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat sampai tujuan. (mmp)

x