News

Wabup Magelang Buka Festival Rebana, MTQ, dan MQK 2026

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

16Views

KOTA MUNGKID – Wakil Bupati Magelang, Sahid, secara resmi membuka Festival Rebana, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) Tahun 2026 di area parkir Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur, Sawitan, Kota Mungkid, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memperingati Hari Santri Nasional 2026.

Sahid menyampaikan bahwa ketiga kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni Islami dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga berperan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, mengembangkan tradisi keilmuan pesantren, serta membentuk generasi yang beriman, berpengetahuan, dan berakhlak mulia.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk mendekatkan Al-Qur’an dengan kehidupan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan seni dan budaya Islam.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Magelang, Sahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berasal dari berbagai kecamatan. Ia berharap partisipasi mereka dapat membawa keberkahan sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

“Semoga kehadiran panjenengan semua di tempat ini membawa keberkahan dan semangat untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ujar Sahid.

Dalam kesempatan tersebut, Sahid juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi kafilah Kabupaten Magelang yang secara konsisten mengirimkan perwakilan terbaik untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Ia menyebutkan, pada MTQ Nasional ke-XXXI yang berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026, Kabupaten Magelang mengirimkan Gian Franco Zola untuk mengikuti cabang Qira’at Murottal Remaja Putra.

Melalui penyelenggaraan MTQ dan MQK tahun ini, Sahid berharap muncul peserta-peserta berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Magelang ke tingkat provinsi hingga nasional. Namun, ia menekankan bahwa hal yang tidak kalah penting adalah tumbuhnya kebiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Magelang, Daryoko Umar Singgih, menjelaskan bahwa peserta kegiatan merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Magelang.

Ia memaparkan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya melestarikan seni budaya Islami melalui dakwah bil fann, meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an, mengembangkan kualitas generasi muda Qur’ani, serta memperkuat tradisi keilmuan Islam melalui kajian kitab kuning yang moderat dan kontekstual.

Selain itu, festival ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara pemerintah, lembaga keagamaan, pesantren, madrasah, dan masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang seleksi dan pembinaan peserta potensial untuk mewakili Kabupaten Magelang dalam kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.

Singgih juga merinci jumlah peserta dalam setiap kategori perlombaan. Festival Rebana diikuti 32 grup yang terbagi dalam tiga kategori, yakni Modern Pemula sebanyak 10 grup, Klasik Dewasa sebanyak 14–15 grup, serta Modern Dewasa sebanyak delapan grup.

Adapun cabang MTQ mencakup 13 kategori lomba putra dan putri dengan total 312 peserta. Sementara itu, MQK diikuti 48 peserta yang terbagi dalam kategori putra dan putri.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Magelang berharap pelestarian seni Islami, penguatan tradisi keilmuan pesantren, serta pembinaan generasi Qur’ani dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (mmp)

x