Olahraga

Liga Persik 2026 Tuntas, Persik Academy Juara KU-17

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

10Views

KEDIRI – Kompetisi Liga Persik 2026 resmi berakhir dengan Persik Academy keluar sebagai juara kategori kelompok umur (KU) 17 tahun. Sementara itu, Garuda Jaya menempati posisi runner-up. Pada kategori KU-15, gelar juara diraih Triple S, disusul PSB Aleya sebagai runner-up.

Sejumlah pemain dan pelatih juga meraih penghargaan individu atas penampilan mereka sepanjang kompetisi. Di KU-17, Radika dari Persik Academy memborong dua gelar sekaligus, yakni Top Skor dan Best Player. Saat ini, Radika bergabung dengan tim U-18 Persik Kediri yang berlaga di EPA One, kompetisi sepak bola usia muda tertinggi di Indonesia.

Penghargaan Best Goalkeeper KU-17 diberikan kepada Syarief dari Garuda Jaya. Adapun di KU-15, Rian Aji dari Triple S terpilih sebagai Best Player, sedangkan gelar Top Skor diraih pemain PSB Aleya. Penghargaan Best Goalkeeper KU-15 diberikan kepada Akbar, yang juga berasal dari PSB Aleya.

Untuk kategori pelatih terbaik, Rudy dari Garuda Jaya U-17 dan Dody Setyo dari Triple S U-15 berhasil meraih penghargaan.

Penyerahan trofi kepada para juara dan penerima penghargaan individu dilakukan oleh Owner sekaligus Business Development Director Persik Kediri, Arthur Irawan. Prosesi tersebut berlangsung saat jeda pertandingan Persik Kediri melawan Madura United di Stadion Brawijaya, Kota Kediri.

Direktur Persik Kediri, Souraiya Farina, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung penyelenggaraan Liga Persik 2026. Ia berharap capaian para pemain dan pelatih dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.

“Terima kasih kepada semua peserta dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan Liga Persik 2026. Selamat kepada para juara dan peraih gelar individu. Semoga raihan ini bisa menjadi dorongan serta motivasi untuk terus berprestasi di dunia sepak bola, baik di wilayah Kediri maupun nasional,” tutur Souraiya.

Menurutnya, Liga Persik merupakan bagian dari komitmen Persik Kediri dalam memperkuat fondasi pengembangan talenta sepak bola di Kediri Raya. Kompetisi ini juga menjadi upaya membangun sistem pembinaan pemain secara berjenjang di berbagai kelompok usia.

Selain pertandingan, Liga Persik 2026 turut menghadirkan kegiatan edukasi melalui webinar bertajuk “Peran Orang Tua pada Fase Transisi Anak: Dari Atlet Amatir Menuju Profesional”. Kegiatan tersebut ditujukan bagi orang tua, pelatih, dan pemain untuk memperluas pemahaman mengenai proses pengembangan atlet muda.

Webinar ini menghadirkan Football Academy Manager I.League, Guntur Cahyo Utomo. Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara ingin mendorong orang tua agar lebih memahami kebutuhan atlet muda dalam menjalani transisi dari level amatir menuju profesional.

“Diharapkan dapat memberikan wawasan kepada orang tua mengenai kebutuhan atau standar seorang atlet profesional dan rintangan apa saja yang dihadapi serta solusinya,” tambah Souraiya.

Liga Persik 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi Persik Kediri dengan Accurate Professional Performance Analysis (APPA Academy) dan Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai panitia pelaksana atau local organizing committee (LOC). (edp)

x