Kediri – Menjelang Pemilihan Umum pada 14 Februari 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Kediri terus melakukan sosialisasi, kali ini KPU Kota Kediri mengundang disabilitas datang ke kantor KPU kota Kediri untuk mensosialisasikan cara pemilihan di TPS.
Dalam sosialisasi tersebut, Wahyu Komisioner KPU kota Kediri divisi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM menjelaskan tentang peserta pemilu, jenis-jenis surat suara, dan cara memilih kepada 50 orang perwakilan dari organisasi di sabilitas di kota Kediri.
Setelah mendapatkan pemaparan tentang cara memilih, para disabilitas juga diminta untuk mensimulasikan cara pencoblosan di halaman kantor KPU kota Kediri. Dalam simulasi tersebut, para peserta dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat pencoblosan Pemilu 2024.

Pusporini Endah Palupi Ketua KPU kota Kediri mengatakan, selain mensosilisasi tentang cara pemilihan, KPU kota Kediiri juga menyiapkan pendamping, ”kalau dibutuhkan pendamping, kalau misalnya dari keluarga tidak ada yang mendampingi, dia membutuhkan pendamping, dari kita (KPU) menyiapkan KPPS 6 yang berada di dekat kotak dan bilik suara”, ujarnya.
Ketua KPU tersebut juga menjelaskan bahwa nanti KPU akan menyiakan TPS yang aksesibel, “TPS aksesibel, jadi nanti TPS disemua di kota Kediri nanti ada 856 ini baik yang berada di luar maupun di dalam ruangn ini tidak ada yang bertanggawalaupun posisi di atas, paling tidak ada papan untuk misalnya pemilih yang menggugakan kursi roda,, kemudian di bilik suara nanti juga di letakkahn di atas meja yang ada rongganya, kemudian di bilik suara nanti juga ada templet alat bantu tuna netra tpi hanya khusus untuk pemilu presiden dan wakil presiden, dan DPD”, paparnya.
Sementara itu, Bryan Prasetyan Wijaya Ketua DPC PERTUNI Kota Kediri mengatakan bahwa pihaknya bersyukur dapat mengikuti sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU kota Kediri, kami dari komunitas disabilitas, sosialisasi ini sangat berguna dan sangat bermanfaat untuk kami, kami merasa terbantu sekali, saya tadi sudah coba mencoblos di kotak suara, ternyata kami bisa mensimulasikan dan itu tidak sulit, untuk ada sosialisasi ini kami kami nanti tidak kebingungan”, tuturnya.
Setelah mengikuti sosialisasi 50 orang disabilitas yang hadir dalam sosilisasi tersebut juga memberikan dukunga simbolis untuk Pemilu 2024 Aksesibel dengan cara mengecapkan tangan yang sudah di beri pewarna ke kain putih yang telah disiapkan oleh KPU kota Kediri.
Untuk diketahui, jumlah pemilih penyandang disabilitas di Kota Kediri terdapat 2001 pemilihm di mana jumlah tersebut terbagi atas 701 jumlah pemilih di Kecamatan Pesantren, 503 untuk Kecamatan Kota dan 727 untuk Kecamatan Mojoroto. (edp)




























