Kediri – Mengetahui kegagalan Persedikab Kediri ke babak 16 besar nasional, sekaligus mengubur harapan besar Persedikab Kediri, untuk tampil sebagai kontestan tim di kompetisi Liga 2 musim depan. KONI Kabupaten Kediri melalui humas, Timotius Suwardiyanto turut memberi komentar. (22/5/2024)
Menurut Tomotius, hal ini dapat menjadi evaluasi agar kedepan Persidikab bisa lebih baik, “Kiranya hal ini dapat menjadi evaluasi bagi semua pihak yang terlibat baik pemain maupun offisial Persedikab ke depannya. Semoga ke depan persiapan jauh lebih matang, dan target lolos ke Liga 2 dapat benar-benar terwujud,” ujarnya.
Dalam hasil ini, Persekabpas Pasuruan berada di klasemen pertama dengan torehan 5 poin. Disusul di posisi kedua ditempati oleh tim NZR Sumbersari Malang dengan torehan 3 poin. Lalu di posisi ketiga ditempati oleh tim Persedikab Kediri, yang dalam hal ini sama-sama memiliki 3 poin, namun harus kalah secara agresifitas gol dengan tim NZR Sumbersari Malang yang berada di klasemen kedua. Sedangkan di posisi paling buncit dalam grup 8 ini ditempati oleh Tri Brata Rafflesia FC dengan torehan poin 2.
Sementara itu, Pelatih Persedikab Kediri, Muslim Habibi dalam hal ini memilih untuk mengundurkan diri dari kursi kepelatihan, setelah harus kembali gagal untuk mengantarkan Persedikab Kediri lolos ke Liga 2 musim depan.
Habibi yakin para pemain Persidikab memiliki potensi lebih baik, “Ini adalah proses. Mungkin secara tim gagal menjadi tanggung jawab saya, namun secara individu saya yakin anak-anak muda yang ada tim ini memiliki potensi yang lebih baik lagi ke depannya. Saya berharap yang terbaik untuk Persedikab”, paparnya.
Gagalnya pencapaian terget untuk lolos ke Liga 2 musim ini, membuat manajemen Persedikab Kediri mengucapkan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kediri. Permintaan maaf manajemen tersebut ditulis di akun facebook resmi Persedikab Kediri.
Berikut bentuk permintaan maaf manajemen Persedikab Kediri:
Tim muda ini dibentuk dengan optimisme yang didominasi para putra daerah. Mereka yang masuk skuad 2023-2024 telah membuktikan diri di ajang Porprov dan kompetisi kelompok umur. Ditambah dengan para pemain senior yang berpengalaman, tim ini dirasa cukup untuk mengarungi musim kompetisi 2023-2024.
Di saat jedela transfer babak nasional, kami juga aktif mendatangkan pemain baru yang bermain bagus saat mereka di fase Provinsi Jawa Timur, karena secara regulasi kami hanya bisa menambah pemain sesama putaran Provinsi Jawa Timur.
Kami dari manajemen, tim pelatih, official, dan pemain sudah bekerja keras dan berusaha semaksimal mungkin, tetapi nyatanya kami gagal. Di balik kegagalan di Liga 3 musim ini, ada harapan baik di tahun mendatang. Tim Persedikab U15 yang menjadi runner-up Piala Soeratin dan Persedikab U-17 yang menjadi Juara Piala Soeratin Jawa Timur, para pemain ini nantinya yang akan menjadi tulang punggung Tim Persedikab Kediri.
Semoga musim berikutnya Persedikab Kediri mencapai hasil yang lebih baik. Terima kasih atas doa dan dukungannya untuk musim ini. (edp)




























