News

Agustus 2024, PT KAI DAOP 7 Berhasil Capai Ketepatan Waktu dan Peningkatan Penumpang

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

279Views

Madiun – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan pelayanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Sepanjang bulan Agustus 2024, PT KAI DAOP 7 mencatatkan kinerja yang positif di berbagai aspek operasional, terutama dalam hal ketepatan waktu, keselamatan, serta pelayanan kepada pelanggan. (6/9/2024)

Pada bulan Agustus 2024, PT KAI DAOP 7 berhasil mencapai tingkat ketepatan waktu keberangkatan KA jarak jauh (on-time performance) sebesar 100%, yang menjadi salah satu indikator kunci kesuksesan operasional. Capaian ini membuktikan komitmen PT KAI DAOP 7 dalam menyediakan layanan transportasi yang andal dan tepat waktu bagi masyarakat.

Kuswardojo, Manager Humas DAOP 7 Madiun mengungkapkan rasa bangganya terhadap ketepatan waktu sebesar 100%, “Kami sangat bangga dengan capaian ketepatan waktu sebesar 100% untuk keberangkatan KA jarak jauh pada bulan Agustus. Ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan layanan transportasi yang tepat waktu dan dapat diandalkan”, ujarnya.

Selain itu, volume pelanggan kereta api jarak jauh di stasiun wilayah DAOP 7 pada bulan Agustus mencapai 337.020, dengan rincian 168.367 pelanggan berangkat dan 168.653 pelanggan turun. Berikut lima stasiun dengan jumlah pelanggan terbesar:

1. Stasiun Madiun – 119.033 pelanggan 

2. Stasiun Kediri – 47.567 pelanggan 

3. Stasiun Blitar – 30.661 pelanggan 

4. Stasiun Tulungagung – 29.602 pelanggan 

5. Stasiun Kertosono – 18.893 pelanggan 

Kuswardojo mengungkapkan bahwa naiknya jumlah penumpang berarti kepercayaan masyarakat juga meningkat, “Kami juga melihat peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai dan memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka”, pungkasnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumppang, serta bekerjasama dengan pihak terkait untuk menjaga operasional yang aman dan tertib. Selin itu, pihaknya juga berharap peningkatan jumlah penumpang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilalui kereta api. (edp)

x