News

Ayam Kesrut, Sensasi Segar Kuliner Tradisional Banyuwangi

Jurnalis: Marsella maulana piscesa

149Views

Ayam kesrut menjadi salah satu warisan kuliner otentik Banyuwangi yang hingga kini masih eksis di dapur-dapur masyarakat setempat. Hidangan ini mengandalkan ayam kampung sebagai primadona utama, yang dipadukan dengan kuah bercita rasa pedas nan asam. Keunikan rasanya lahir dari kombinasi harmonis antara cabai, duo bawang, serai, harumnya daun jeruk, serta petikan belimbing wuluh yang menyumbang kesegaran alami yang memikat.

Bagi warga Banyuwangi, ayam kesrut merupakan menu rumahan andalan. Selain karena bahan-bahannya yang mudah didapat, metode pengolahannya pun terbilang praktis. Kendati penampilannya bersahaja, kuliner ini menyimpan kekayaan rasa yang berlapis—memadukan gurihnya kaldu ayam kampung dengan keasaman segar belimbing wuluh. Karakter kuahnya yang bening memberikan sensasi yang lebih ringan dan tidak bikin enek di tenggorokan dibandingkan masakan berkuah lainnya.

Bukan sekadar pengisi perut, ayam kesrut adalah cerminan dari identitas kuliner Banyuwangi yang gemar mengeksplorasi rempah dan potensi lokal. Kuliner ini paling nikmat disantap selagi mengepul hangat mendampingi sepiring nasi putih, agar perpaduan rasa pedas, asam, dan gurihnya terasa kian nendang. Kelembutan daging ayam kampung yang berpadu dengan kuah aromatik inilah yang membuat hidangan tradisional ini tak pernah kehilangan penggemar.

Bagi para pemburu takjil atau pencinta hidangan berkuah, ayam kesrut menyuguhkan petualangan rasa yang unik. Sengatan pedas yang pas berbalut kesegaran asam yang kontras membuatnya sangat ideal dinikmati saat cuaca dingin, atau ketika Anda membutuhkan hidangan yang mampu mendongkrak selera makan. Maka wajar saja jika ayam kesrut tetap kokoh bertahan dan terus diwariskan lintas generasi.

x