Olahraga

Borong 66 Medali, Kickboxing Kabupaten Kediri Raih Juara Umum II Kejurprov Jatim 2026

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

10Views

KEDIRI – Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Kediri meraih juara umum II dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026. Prestasi tersebut diperoleh setelah para atlet mengumpulkan total 66 medali, terdiri dari 29 emas, 21 perak, dan 16 perunggu.

Kejurprov tersebut berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Hi-Tech Mall, Kota Surabaya. Kabupaten Kediri mengirimkan 67 atlet untuk bersaing dalam berbagai nomor pertandingan pada kejuaraan tingkat provinsi tersebut.

Dengan perolehan 66 medali, Kabupaten Kediri menempati posisi kedua klasemen juara umum. Sementara itu, peringkat pertama diraih kontingen Surabaya yang berhasil unggul dalam persaingan antardaerah di Jawa Timur.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus perkembangan positif bagi cabang olahraga kickboxing di Kabupaten Kediri.

“Alhamdulillah, Kabupaten Kediri bisa meraih juara umum II dalam Kejurprov Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga Kabupaten Kediri,” kata Hakim, Selasa (13/10/2026).

Ia menilai raihan 29 medali emas menunjukkan kemampuan atlet Kabupaten Kediri dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Hasil tersebut juga menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet pada masa mendatang.

Dalam persiapan kejuaraan, Kabupaten Kediri sebenarnya merencanakan pemberangkatan 68 atlet. Namun, satu atlet terpaksa tidak dapat mengikuti pertandingan karena sakit, sehingga hanya 67 atlet yang diberangkatkan untuk bertanding.

Meski menghadapi kendala tersebut, para atlet yang berpartisipasi tetap berjuang maksimal hingga berhasil membawa pulang 66 medali. Perolehan tersebut menjadi hasil dari upaya dan persiapan kontingen dalam menghadapi kompetisi.

Hakim mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih. Ia berharap hasil Kejurprov dapat dijadikan bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan teknik, kondisi fisik, mental bertanding, serta kedisiplinan dalam latihan.

“Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi para atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan kualitas. Jangan cepat puas, karena ke depan persaingan akan semakin ketat,” jelasnya.

Selain peningkatan kemampuan individu, Hakim menekankan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, dukungan pelatih, pengurus cabang olahraga, dan seluruh pihak terkait diperlukan untuk menjaga konsistensi prestasi sekaligus mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.

Raihan juara umum II dalam Kejurprov Kickboxing Indonesia Jawa Timur 2026 menjadi gambaran potensi atlet Kabupaten Kediri dalam cabang olahraga bela diri tersebut. Dengan total 66 medali, kontingen KBI Kabupaten Kediri diharapkan dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saing pada kejuaraan berikutnya.

Hakim berharap pencapaian ini menjadi pijakan untuk memperkuat persiapan dan pembinaan atlet agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi mendatang.

“Targetnya, para atlet tidak hanya mampu mempertahankan capaian, tetapi juga meningkatkan prestasi dan berpeluang merebut posisi juara umum pertama,” tandasnya. (edp)

x