News

KAI Daop 7 Cek Jalur Kediri–Tulungagung, Pastikan Kesiapan Petugas

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

54Views

MADIUN — 24 September 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan pengecekan lintas menggunakan lori dresin dari Stasiun Kediri hingga Stasiun Tulungagung, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang dipimpin Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, tersebut bertujuan memastikan keandalan sarana dan prasarana serta kesiapan petugas dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api.

Pengecekan lintas diikuti jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) wilayah Kediri dan Tulungagung. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat langsung kondisi jalur, prasarana, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan sesuai standar keselamatan yang berlaku.

“Cek lintas ini menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat secara langsung kondisi jalur, prasarana, maupun kesiapan petugas di lapangan. Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesiapan dan kedisiplinan seluruh petugas yang menjalankan tugasnya,” ujar Ali.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen mengecek kesiapsiagaan operator prasarana, Petugas Jaga Perlintasan (PJL), Pengawas Peron (PAP), serta Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) yang sedang berdinas.

Selain pemeriksaan operasional, KAI Daop 7 Madiun melalui tim Klinik Mediska juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas yang ditemui selama perjalanan. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kolesterol, asam urat, gula darah, kadar alkohol, dan kadar oksigen dalam tubuh.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kondisi kesehatan dan kesiapan petugas menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

“Petugas di lapangan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Karena itu, selain memastikan keandalan sarana dan prasarana, kami juga perlu memastikan para petugas dalam kondisi sehat, siap, dan fokus dalam menjalankan tugasnya,” kata Tohari.

Setibanya di Stasiun Tulungagung, kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi dan sharing session bersama jajaran KUPT wilayah Kediri dan Tulungagung. Forum tersebut membahas kondisi lapangan, potensi risiko, serta langkah perbaikan untuk meningkatkan keandalan operasional.

Tohari menambahkan, kegiatan cek lintas juga menjadi sarana komunikasi langsung antara manajemen dan petugas di lapangan. Temuan selama pengecekan dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap detail yang berkaitan dengan keselamatan mendapatkan perhatian. Harapannya, seluruh pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tenang. Bagi KAI, keselamatan bukan hanya sebuah prosedur, tetapi merupakan tanggung jawab yang harus dijaga bersama,” tutupnya.

KAI Daop 7 Madiun berkomitmen melanjutkan pengawasan, evaluasi, dan perbaikan secara berkelanjutan terhadap sarana, prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh pelanggan. (edp)

x