News

KAI Daop 7 Kenalkan Perkeretaapian dan Keselamatan lewat Eduspoor

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

49Views

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan inklusif melalui kegiatan Eduspoor bersama peserta didik SLB B-C Putera Bangsa.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk mengenal dunia perkeretaapian secara lebih dekat sekaligus mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai layanan yang tersedia di stasiun.

Kegiatan diawali dengan edukasi mengenai perkeretaapian serta pengenalan berbagai profesi petugas kereta api, termasuk petugas loket beserta tugas dan perannya dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Selain mendapatkan penjelasan, para peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung proses pencetakan tiket melalui loket box. Dengan demikian, peserta dapat memahami proses pelayanan di stasiun melalui pengalaman belajar yang interaktif.

KAI Daop 7 Madiun juga memberikan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api. Edukasi ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya mematuhi aturan keselamatan selama berada di lingkungan stasiun maupun saat melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Para peserta dikenalkan dengan sejumlah hal penting terkait keselamatan, seperti mengikuti arahan petugas, tertib di area stasiun, memperhatikan batas aman di peron, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan, edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam kegiatan Eduspoor karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

“Melalui Eduspoor, kami tidak hanya mengenalkan kereta api dan berbagai profesi di dalamnya, tetapi juga mengajak peserta didik untuk memahami pentingnya keselamatan. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal bagi mereka ketika menggunakan kereta api maupun saat berada di lingkungan perkeretaapian,” ujar Tohari.

Menurut Tohari, edukasi keselamatan perlu diberikan secara berkelanjutan dengan metode yang sesuai dengan karakter peserta didik. Melalui pendekatan interaktif, pesan keselamatan diharapkan lebih mudah dipahami dan diingat.

“Kami ingin keselamatan disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Anak-anak dapat belajar sambil bermain, mencoba langsung, sekaligus mengenal aturan yang harus dipatuhi ketika berada di stasiun dan menggunakan kereta api,” tambahnya.

Program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun terus mendapat sambutan positif dari berbagai sekolah, termasuk sekolah berkebutuhan khusus. Hingga Triwulan III 2026, tercatat sebanyak 5.732 peserta dari 59 sekolah telah mengikuti dan merasakan manfaat langsung dari program edukasi perkeretaapian tersebut.

Melalui kegiatan Eduspoor, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh wawasan mengenai dunia perkeretaapian dan berbagai profesi petugas kereta api, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan, kedisiplinan, dan ketertiban selama menggunakan transportasi kereta api.

KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi perkeretaapian yang inklusif, ramah, menyenangkan, dan berorientasi pada keselamatan guna mendukung terciptanya generasi yang semakin memahami budaya keselamatan dalam menggunakan transportasi publik. (edp)

x