News

KARYA KREATIF MATARAMAN X DIGIMAFEST 2026

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

105Views

Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi yang Berkelanjutan-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri kembali menyelenggarakan Karya Kreatif Mataraman (KKM) dan DIGIMAFest 2026 mengusung tema “Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi yang Berkelanjutan”. Kegiatan yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 ini merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi digital serta transformasi UMKM menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian budaya, tetapi juga membuka peluang pasar baru hingga tingkat global, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan ramah lingkungan.KKM X DIGIMAFest 2026 menjadi bagian dari rangkaian agenda nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 sebagai wujud dukungan terhadap Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) dan Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (GBWI). Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi Bank Indonesia dengan 13 pemerintah kabupaten/kota di wilayah eks Keresidenan Kediri dan Madiun dalam mengembangkan UMKM berorientasi ekspor serta sektor pendukung pariwisata, khususnya pada produk kreatif, makanan dan minuman, ketahanan pangan, serta perluasan digitalisasi sistem pembayaran.Sebagai rangkaian pra-event KKM X DIGIMAFest 2026, sejak Januari hingga Juni 2026 Bank Indonesia Kediri telah melaksanakan berbagai pelatihan dan pendampingan bagi UMKM, memfasilitasi kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan, menggelar edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan sistem pembayaran, melakukan pendampingan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), serta memfasilitasi berbagai business matching untuk sejumlah komoditas. Melalui business matching tersebut, Bank Indonesia Kediri berharap UMKM dapat naik kelas, meningkatkan kualitas serta kapasitas produksi, hingga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, menegaskan pentingnya inovasi digital dan penguatan pasar ekspor bagi UMKM unggulan di sektor kreatif, seperti kain tradisional, kerajinan (craft), kopi, dan produk pangan olahan. Menurutnya, produk-produk tersebut tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Selain itu, komitmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan ETPD juga perlu terus diperkuat.Rangkaian kegiatan KKM 2026 dipusatkan di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri. Berbagai agenda akan digelar, mulai dari pameran lebih dari 70 UMKM unggulan yang menampilkan produk wastra, craft, kopi, teh, komoditas ketahanan pangan, hingga aneka makanan dan minuman. Selain itu, terdapat Parade Kreasi Wastra Mataraman Berkelanjutan serta talkshow bertema kewirausahaan dan sustainability.Di bidang akselerasi digitalisasi, KKM X DIGIMAFest 2026 menghadirkan berbagai talkshow mengenai perkembangan sistem pembayaran dan tips cerdas finansial. Beragam perlombaan juga turut diselenggarakan, di antaranya Duta Guru dan Duta Muda CBP Rupiah & Peka, QRIS Photo Competition, QRIS Reels Video Competition, QRIS Bounty Hunter, QRISverse Article, lomba menggambar, lomba dongeng CBP Rupiah, serta voice competition.Untuk mendukung gaya hidup sehat sekaligus memperkuat program ketahanan pangan, kegiatan ini juga akan menggelar Senam TP PKK Sehat, Inspiratif, Gerak Aktif Peduli (SIGAP) Inflasi 2026 yang melibatkan TP PKK se-Kabupaten Kediri. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis digitalisasi dan keberlanjutan di wilayah Mataraman.(mmp)

x