News

KDM Apresiasi Peran Lanud Sulaiman dalam Penanganan Banjir di Margahayu

Jurnalis : Marsella Maulana Piscesa

7Views

MARGAHAYU – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi keterlibatan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman dalam upaya penanganan banjir melalui normalisasi sungai. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap melanda wilayah Margahayu dan sekitarnya.

Apresiasi itu disampaikan Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, saat singgah di Lanud Sulaiman sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Tasikmalaya, Sabtu (10/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi inisiatif Komandan Lanud Sulaiman, Marsma TNI Eko Sujatmiko, yang turut mendorong penanganan sungai untuk meminimalkan potensi banjir.

Dalam pertemuan itu, Eko menjelaskan terdapat dua aliran sungai yang menjadi perhatian, yakni Sungai Cikahiyangan dan Sungai Cikungkurak. Sungai Cikahiyangan mengalir melewati Margahayu, Sayati, dan Kopo, kemudian melintasi kawasan Lanud Sulaiman sebelum bermuara ke Sungai Citarum.

Sementara itu, Sungai Cikungkurak mengalir melalui wilayah Sayati, Kopo, dan Sukamenak, lalu melintasi kawasan Lanud Sulaiman sebelum bermuara ke Sungai Citarum. Kedua aliran sungai tersebut menjadi perhatian dalam upaya mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya.

Menurut Eko, normalisasi sungai di bagian hulu perlu diiringi dengan peningkatan kapasitas tampung aliran sungai yang melintasi kawasan Lanud Sulaiman. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi genangan, terutama di Jalan Dengdek yang telah berulang kali terdampak banjir selama puluhan tahun.

Ia menjelaskan, penanganan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir diperlukan agar aliran air dapat tertampung dengan baik ketika debit meningkat. Dengan demikian, persoalan banjir yang selama ini mengganggu masyarakat di Jalan Dengdek diharapkan dapat diatasi.

KDM menegaskan bahwa penanganan banjir membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak dapat dilakukan secara parsial. Ia menilai kepedulian Lanud Sulaiman terhadap persoalan sungai merupakan bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, meskipun institusi tersebut memiliki tugas utama di bidang pertahanan udara.

“Lanud Sulaiman ini Angkatan Udara, tetapi peduli terhadap sungai. Persoalan banjir harus dikerjakan dan ditangani bersama,” ujar KDM.

Ia berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, dan Lanud Sulaiman dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung penanganan banjir secara optimal sekaligus mengurangi ancaman banjir yang kerap melanda Margahayu dan wilayah sekitarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para kepala dinas di lingkungan Lanud Sulaiman, Camat Margahayu Dr. Nur Hazanah, serta Lurah Sulaiman Andri Aprimansyah R. Yusuf.

Keterlibatan Lanud Sulaiman dalam penanganan persoalan lingkungan ini menunjukkan bahwa pengabdian TNI Angkatan Udara tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pertahanan negara, tetapi juga mencakup dukungan terhadap upaya mengatasi persoalan masyarakat melalui kerja sama lintas instansi. (mmp)

x