KEDIRI – Kabupaten Kediri bakal memiliki arena pacuan kuda berstandar nasional yang dibangun di kawasan Gunung Kelud. Fasilitas olahraga berkuda tersebut ditargetkan rampung pada November 2026 dan diproyeksikan mendukung pembinaan atlet hingga penyelenggaraan kejuaraan.
Progres pembangunan arena ditinjau Owner Eclipse Stable sekaligus Bendahara Umum PP Pordasi, Ir. Iman Hartono, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Iman didampingi Ketua Pengprov Pordasi Jawa Timur Sentot Djamaluddin dan Ketua Pordasi Kabupaten Kediri Ir. Rijadi. Ketiganya meninjau langsung perkembangan pembangunan lintasan yang dipersiapkan sebagai fasilitas olahraga berkuda di Kabupaten Kediri.
Iman Hartono mengatakan, pembangunan arena tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga berkuda di Kabupaten Kediri. Ia menegaskan, arena yang dibangun tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan lokal, tetapi juga dipersiapkan dengan standar nasional.
“Lapangan atau arena pacuan kuda ini bukan hanya berstandar lokal, melainkan berstandar nasional,” kata Iman.
Menurut Iman, keberadaan arena tersebut penting untuk menambah fasilitas olahraga berkuda di Jawa Timur. Nantinya, arena dapat dimanfaatkan untuk latihan, pembinaan atlet, hingga penyelenggaraan berbagai kejuaraan pacuan kuda.
Sementara itu, Ketua Pengprov Pordasi Jawa Timur Sentot Djamaluddin mengatakan, pembangunan arena di kawasan Gunung Kelud menjadi bagian dari pengembangan olahraga berkuda di Jawa Timur.
“Arena pacuan kita buat berstandar nasional,” ujarnya.
Sentot yang juga Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri itu menambahkan, arena tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga mendukung pengembangan sport tourism yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“Pembangunan arena baru tidak hanya menjadi ajang fasilitas olahraga, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” ucapnya.
Arena pacuan kuda tersebut memiliki lintasan sepanjang sekitar 1.400 meter dengan lebar 25 meter. Pembangunannya ditargetkan selesai pada November 2026.
Setelah rampung, arena tersebut direncanakan digunakan untuk sejumlah agenda olahraga berkuda, termasuk Piala Bupati atau Bupati Cup Pordasi Kabupaten Kediri serta POPDA Jatim 2026.
“Target kita bulan 11 akan selesai. Kalau nanti selesai akan dipakai untuk Piala Bupati atau Bupati Cup Pordasi Kabupaten Kediri dan POPDA Jatim 2026,” kata Sentot.
Dengan pembangunan arena tersebut, Kabupaten Kediri diharapkan memiliki fasilitas yang menunjang latihan, pembinaan atlet, dan kompetisi pacuan kuda sekaligus membuka peluang pengembangan sport tourism di kawasan Gunung Kelud. (edp)




























