nasional

Kemenkum Hibahkan Lahan 6,3 Hektare di Tangerang ke Kemensos untuk Sekolah Rakyat

Jurnalis: Marsella Maulana Piscesa

113Views

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menerima hibah lahan dari Kementerian Hukum (Kemenkum) yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lahan seluas kurang lebih 6,3 hektare tersebut berada di Kota Tangerang. Penyerahan sertifikat tanah dilakukan secara langsung oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, kepada Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum. (18/6/2026)

Menurut Gus Ipul, hibah lahan ini menjadi kabar yang sangat baik, terlebih karena hingga saat ini pemerintah masih menghadapi kendala dalam memperoleh lahan untuk pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di wilayah Tangerang. Karena itu, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara kedua kementerian.

Acara serah terima dimulai pukul 09.00 WIB dan diawali dengan penampilan para siswa Sekolah Rakyat dari SRMA 10 Jakarta, SRMA 9 Jakarta, SRMA 13 Bekasi, dan SRMA 33 Tangerang Selatan. Di hadapan Mensos Gus Ipul dan Menkum Supratman, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan secara bergantian, mulai dari silat, pidato dalam empat bahasa, paduan suara, hingga pembacaan puisi. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu yang hadir, bahkan sebagian tampak terharu melihat kemampuan yang ditunjukkan para siswa.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen umumnya disediakan oleh pemerintah daerah, baik oleh bupati, wali kota, maupun gubernur. Kini, dukungan tersebut juga datang dari berbagai kementerian, termasuk Kementerian Hukum yang sejak awal dinilai aktif berkoordinasi dan memberikan dukungan kepada Kementerian Sosial.

Selain menyerahkan lahan di Tangerang, Menteri Hukum juga memiliki rencana untuk memberikan lahan dan bangunan milik pribadinya di Provinsi Sulawesi Tengah yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Menurut Gus Ipul, langkah tersebut merupakan sebuah inisiatif yang baik dalam mendukung pemerataan akses pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul turut menyoroti perkembangan positif para siswa selama kurang lebih sebelas bulan menjalani pendidikan berasrama di Sekolah Rakyat. Ia menilai para siswa kini menunjukkan perubahan yang signifikan, mulai dari lebih disiplin, lebih percaya diri, lebih optimis, hingga semakin fokus dalam belajar.

Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan berasrama selama 24 jam. Saat kegiatan belajar berlangsung, siswa didampingi oleh para guru. Sementara pada sore hingga malam hari, mereka mendapatkan pendampingan dari wali asuh dan wali asrama selama berada di lingkungan boarding school.

Sementara itu, Menkum Supratman Andi Agtas menyampaikan bahwa proses penyerahan lahan dari Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial sebenarnya telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu hingga akhirnya sertifikat tanah tersebut dapat diserahkan secara resmi pada hari ini.

Lahan yang diserahkan memiliki luas hampir 63 ribu meter persegi atau sekitar 6,3 hektare dan nantinya akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Supratman berharap penyerahan aset tersebut dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia juga berharap seluruh jajaran pemerintahan dapat bersama-sama mewujudkan cita-cita dan harapan Presiden serta bangsa Indonesia untuk masa depan yang lebih baik.

x