News

Kota Kediri Juara Umum I Keparprov Jatim 2026

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

44Views

Prestasi membanggakan ditorehkan kontingen Kota Kediri dalam ajang Kejuaraan Paralimpiade Provinsi (Keparprov) Jawa Timur 2026. Kota Kediri berhasil meraih Juara Umum I dengan perolehan 9 medali emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Kejuaraan tersebut digelar di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu (19/9).

Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh atlet serta pelatih yang telah berjuang dan menunjukkan performa terbaik selama kompetisi.

“Alhamdulillah, tentunya kita bersyukur karena dalam Keparprov Tahun 2026 ini Kota Kediri berhasil meraih juara umum. Ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya. Di mana pada Tahun 2024, Kota Kediri berada di peringkat ke-4, kemudian pada Tahun 2025 naik ke peringkat ke-3,” terangnya melalui sambungan telepon, Senin (21/9).

Menurut Un Achmad, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras atlet, pelatih, dan tim kontingen Kota Kediri. Selain itu, keberadaan atlet senior paralimpiade turut menjadi inspirasi bagi atlet muda untuk terus meningkatkan prestasi.

Dalam mendukung pembinaan atlet, Disbudparpora Kota Kediri telah memberikan dana hibah kepada National Paralympic Committee (NPC) Kota Kediri. Bantuan tersebut ditujukan untuk menunjang kebutuhan pembinaan, pelatihan, peningkatan keterampilan, serta kualitas atlet.

“Dengan dukungan anggaran tersebut, kita berharap dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas atlet-atlet NPC kita,” jelasnya.

Pada Keparprov Jatim 2026, Kota Kediri mengirimkan 10 atlet yang bertanding di cabang olahraga para atletik. Mereka mengikuti berbagai nomor pertandingan, di antaranya lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, lempar lembing, dan lempar peluru.

Meski jumlah atlet yang diberangkatkan relatif terbatas, kontingen Kota Kediri mampu meraih hasil maksimal hingga keluar sebagai juara umum.

“Tentunya kami ucapkan terima kasih kepada semua atlet dan pelatih yang telah berjuang dalam Keparprov tahun ini, mudah-mudahan ke depan prestasinya bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Un Achmad juga mengajak masyarakat Kota Kediri untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet paralimpik. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi atlet, tetapi juga turut mengharumkan nama Kota Kediri.

Sebagai informasi, Keparprov Jatim 2026 mempertandingkan cabang olahraga para atletik dan bola voli duduk yang diikuti atlet serta ofisial dari 35 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dalam ajang ini, Komite Paralimpiade Indonesia Provinsi Jawa Timur (NPCI Jawa Timur) menerapkan pembagian kelompok usia pada cabang olahraga para atletik. Peserta dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni 10–19 tahun dan 20–35 tahun.

Kebijakan tersebut pertama kali diterapkan sebagai upaya memperkuat regenerasi dan pembinaan atlet disabilitas secara berjenjang. Sementara itu, cabang olahraga bola voli duduk tidak menerapkan pembatasan kelompok usia, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan cabang olahraga tersebut. (edp)

x