sosial

Mas Dhito Berikan Kursi Roda Pada CJH Berusia 105 Tahun

Jurnlis: Ellya Destiara Permata

175Views

Kediri – Berbagai persiapan dalam rangka menyambut keberangkatan tamu-tamu Allah menuju Tanah Suci, sebuah momen haru menyelimuti Mbah Marsiyah warga Desa Bul, Kecamaan Semen, Kabupaten Kediri karena Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, megnjungi rumahnya dan menyerahkan bantuan berupa kursi roda. Bantuan ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas Mbah Marsiyah selama menjalankan rangkaian ibadah haji di tengah cuaca ekstrem dan medan yang cukup menantang di Arab Saudi. (29/4/2026)

Mas Dhito mengaku takjub dengan usia Mbah Masiyah yang sudah mencapai 105 tahun tetapi kondisi fisik dan kognitifnya yang masih sangat prima meski telah melewati satu abad. Sebagai bentuk penghormatan, Bupati tidak hanya memberikan kursi roda, namun juga memohon doa restu agar Kabupaten Kediri tetap kondusif dan penuh keberkahan. Dengan kondisi ini, diharapkan Mbah Marsiyah mampu menyelesaikan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Ditambah lagi, Mbah Marsiyah akan didampingi anak keduanya, Muidah (63) untuk menunaikan rukun islam ke-5 tersebut.

Setelah berbincang dengan Mbah Marsiyah dan keluarga, mas Dhito menyampaikan bahwa para jamaah lansia termasuk Mbah Marsiyah akan diperhatikan secara khusus oleh para petugas pendamping haji daerah. Tahun ini, ada sekitar 6 petugas pendamping haji daerah yang akan bertugas mendampingi lebih dari 1000 CJH, “Jamaah yang lanjut usia menjadi fokus kita”, pungkasnya.

Kisah Mbah Marsiah bukan sekadar tentang usia, melainkan tentang kesabaran yang melampaui waktu. Selama lebih dari 50 tahun, ia menyisihkan rupiah demi rupiah dari hasil berjualan jenang dan bubur. Meski lapak jualannya sempat terhenti akibat erupsi Gunung Kelud tahun 2014, niatnya untuk menginjakkan kaki di Makkah tak pernah padam.

Mbah Marsiyah dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Surabaya pada 20 Mei 2026 mendatang. Mbah Masiyah akan didampingi oleh putri keduanya, Muaidah (63). Keberangkatan ini menjadi puncak dari penantian panjang seorang ibu yang membuktikan bahwa keajaiban itu nyata bagi mereka yang tekun menabung doa dan usaha. (edp)

x