News

Menjaga Api Perjuangan: GMNI FH UNTAG Surabaya Gelar Diskusi Ideologis Bulanan

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

164Views

Surabaya — Di tengah derasnya dinamika gerakan mahasiswa dan berbagai tantangan zaman yang terus menggerus arah perjuangan ideologis, Dewan Pimpinan Komisariat Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga nyala perjuangan kaderisasi melalui pelaksanaan forum diskusi bulanan kader. (21/5/2026)

Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Wakil Bidang Organisasi, Malek Fahad, ini dihadiri oleh kurang lebih 35 kader aktif Fakultas Hukum. Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang evaluasi bulanan, tetapi juga menjadi medan konsolidasi ideologi untuk memperkuat karakter kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia sebagai kaum pejuang pemikir-pemikir pejuang.

Dalam suasana diskusi yang hangat namun penuh semangat militansi, Malek Fahad menegaskan bahwa kader GMNI tidak boleh terjebak dalam konflik-konflik yang melemahkan arah perjuangan organisasi. Menurutnya, tantangan terbesar kader hari ini bukan hanya menghadapi dinamika eksternal, melainkan bagaimana menjaga rumah ideologi agar tetap hidup dan berpihak pada cita-cita perjuangan rakyat, “Hari ini kita hidup di tengah dinamika yang begitu keras. Tetapi sebagai kader GMNI, kita tidak boleh sibuk membesarkan konflik. Tugas kita adalah merawat rumah ideologi kita sendiri, menjaga komisariat ini tetap hidup, progresif, dan menjadi ruang perjuangan yang melahirkan kader-kader ideologis,” tegas Malek Fahad di hadapan seluruh peserta diskusi”

Forum diskusi bulanan ini menjadi bukti bahwa DPK GMNI FH UNTAG Surabaya tetap konsisten membangun tradisi intelektual dan budaya dialektika di tengah derasnya arus pragmatisme organisasi mahasiswa. Bagi GMNI FH UNTAG, diskusi bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang pembentukan kesadaran politik dan ideologis kader agar tetap berpihak kepada marhaenisme dan cita-cita perjuangan Bung Karno. Semangat kolektif yang terbangun dalam forum tersebut menunjukkan bahwa komisariat bukan hanya tempat berhimpun, tetapi juga rumah perjuangan yang harus dirawat bersama. Dengan memperkuat ideologi, mempererat solidaritas kader, dan membangun budaya organisasi yang sehat, GMNI FH UNTAG Surabaya menegaskan bahwa api perjuangan tidak akan pernah padam.

Di tengah zaman yang semakin individualistik dan penuh distraksi politik sesaat, GMNI FH UNTAG Surabaya memilih tetap berdiri di garis perjuangan: membangun kader yang berpikir kritis, berjiwa revolusioner, dan setia terhadap cita-cita perjuangan rakyat Indonesia.

x