Uncategorized

Peringati Hari Koperasi Ke 77, Koperasi Harus Jawab Tantangan Zaman

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

153Views

Kediri – Pj Wali Kota Kediri Zanariah pimpin Upacara Hari Koperasi Nasional ke-77. Upacara yang diselenggarakan di halaman Balai Kota Kediri ini bertema “Koperasi sebagai Ekosistem untuk Konsolidasi, Akselerasi dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Kecil”, dan para peserta merupakan pegawai Koperasi di Kota Kediri. (12/7/2024)

Pada Upacara Hari Koperasi ini, Pj Wali Kota Kediri membacakan sambutan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia. Pada peringatan ke-77 tahun Hari Koperasi kali ini, menjadi penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran koperasi di tanah air semakin strategis dalam menjawab tantangan krisis dan ketidakpastian khususnya untuk mempercepat ikhtiar kebangsaan keluar dari middle income trap. Lebih dari 99 persen dari pelaku usaha di tanah air adalah usaha mikro. Tiap krisis, populasi usaha mikro semakin melebar hingga menyebabkan terjadinya persaingan usaha yang kompleks. Usaha mikro ini pula menempati porsi terbesar dari pelaku usaha yang belum mendapatkan akses pembiayaan formal, akses inovasi dan teknologi atau bahkan usaha mereka paling rentan terhadap perubahan lingkungan.

Pj Wali Kota Kediri juga menekankan bahwa dunia terus berubah, begitupun koperasi harus terus menyempurnakan gerakannya menjawab tantangan zaman. Koperasi di tengah himpitan krisis dan serba ketidakpastian hari ini, harus semakin “agile” yakni memiliki kemampuan adaptasi lebih cepat, lebih inovatif dan lebih akuntabel. Sehingga dapat memberikan manfaat lebih besar kepada anggota dan lingkungannya, “Untuk itu, kami tidak bosan-bosannya mengingatkan agar akuntabilitas koperasi harus terus diperkuat. Tata kelola koperasi harus semakin baik, sehingga koperasi semakin dipercaya oleh masyarakat. Kita ingin koperasi menjadi pilihan rasional bagi tiap-tiap warga negara untuk menaruh harapan dan mengembangkan usahanya,” imbuhnya.

Terakhir, Pj Wali Kota Kediri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan segenap anggota koperasi. Ketekunan dan keteladanan dalam berkoperasi telah ikut mengantarkan ekonomi Indonesia tumbuh semakin berkualitas seperti sekarang ini. Walaupun begitu, tidak boleh cepat berpuas diri, karena Indonesia masih membutuhkan lebih banyak koperasi-koperasi sektor riil, sektor produktif yang mampu mengoptimalisasi pengelolaan sumber daya alam agar lebih adil dan menyejahterakan. (edp)

x