News

2.000 Santri Kediri Padati Jalanan, Sambut 1 Muharram

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

71Views

Kediri – Halaman Balai Kota Kediri mendadak riuh dan penuh warna pada Selasa (16/6/2026). Ribuan santri berkumpul dalam acara Pawai Ta’aruf untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Acara yang digagas oleh PCNU Kota Kediri ini dilepas langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dengan mengusung tema besar: “Semangat Hijrah, Rajut Ukhuwah, Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia”.

Tak kurang dari 2.367 peserta dari 71 lembaga ikut ambil bagian. Mulai dari santri Madin, TKA/TPQ, hingga anak-anak TK/RA se-Kota Kediri tampak ceria menyusuri rute jalanan kota. Start dari Balai Kota, iring-iringan pawai bergerak melewati Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, dan kembali berkumpul di garis finis Balai Kota. Menambah keseruan acara, panitia juga membagikan aneka hadiah menarik seperti sepeda, kipas angin, magic com, dan banyak doorprize seru lainnya.

Saat memberikan sambutan, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menitipkan pesan agar anak-anak tertib selama di jalan. Ia juga mengajak semua yang hadir untuk meresapi makna di balik pawai ini, yaitu mencontoh perjuangan hijrah Rasulullah SAW. Bagi Mbak Wali, hijrah bukan sekadar pindah tempat tidur atau wilayah, melainkan perjuangan untuk terus memperbaiki diri setiap harinya. Ia juga menyemangati anak-anak agar makin rajin mengaji dan tetap kompak berteman tanpa membeda-bedakan asal sekolah atau TPA-nya.

“Tahun Baru Hijriah adalah waktu yang tepat untuk kita berkaca atau introspeksi diri. Tanyakan pada diri sendiri, sudahkah kita lebih baik dari tahun lalu? Sudahkah ibadah kita meningkat, dan seberapa peduli kita pada sesama? Karena sebetulnya, hijrah yang paling utama adalah hijrah hati. Mengubah malas jadi semangat, mengubah retaknya hubungan menjadi persatuan, dan menyetop kebiasaan menyalahkan dengan saling mendoakan,” jelasnya penuh semangat.

Mbak Wali yakin, jika nilai-nilai positif ini terus dipupuk sejak dini lewat pendidikan Al-Qur’an, Kota Kediri bakal punya generasi masa depan yang tidak cuma pintar, tapi juga punya sopan santun dan iman yang kuat. Itulah mengapa, ia sangat berterima kasih kepada PCNU Kota Kediri, FKPQ, FKDT, serta seluruh guru ngaji, ustaz, dan ustazah yang sudah sabar mendidik anak-anak.

“Apa yang bapak dan ibu lakukan hari ini adalah investasi luar biasa buat masa depan Kota Kediri. Mari kita masuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan hati yang bersih dan tekad baru untuk menjaga kota kita tercinta ini agar tetap rukun, adem, dan berkah,” tutupnya hangat.

x