Jakarta – Memasuki hari ketiga, 10 jamaah Umroh dari Indonesia yang berangkat bersama PT. Wilimas Panen Tour and Travel berkesempatan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Dalam sejarah islam Masjidil Haram menjadi salah satu tempat peristiwa Isra Miraj berlangsung. Kala itu, Rasulullah SAW menempuh perjalanan dari Masjidil Haram menuju Masjid Al Aqsa dengan mengendarai Buraq.Selain berserah, masjid dengan luas sekitar 357 ribu meter persegi ini juga merupakan masjid terbesar di dunia. (2/1/2025)
Selain itu, Masjidil Haram juga memiliki beberapa keistimewaan, diantaranya Pahala ibadah di Masjidil Haram dilipat gandakan, terutama sholat. Hal ini karena di dalam Masjidil Haram terdapat Ka’bah, kiblat umat Islam dari seluruh dunia, Masjidil Haram merupakan masjid tertua di dunia, Masjidil Kharam menyimpan Maqam Ibrahim, yaitu batu yang terdapat bekas telapak kaki Nabi Ibrahim AS saat membangun Ka’bah. Masjidil Haram juga dikenal sebagai tempat Multazam, tempat yang mustajab untuk berdoa. Multazam terletak di antara Hajar Aswad dengan pintu Ka’bah. https://www.thejavapost.id/hari-ke-2-jamaah-umroh-pt-wilimas-panen-kunjungi-gua-tsur/
Pimpinan PT. Wilimas Panen, Widhi Mosakajaya mengucapkan rasa syukurnya karena para jamaah dari PT. Wilimas Panen Tour and Travel dalam keadaan sehat dan berharap semua dapat berdoa di tempat yang istimewa, “Alhamdulillah sampai hari ketiga ini seluruh jamaah sehat, semoga semua dapat beridaha dengan khusuk, berdoa, untuk menyampaikan segala permohonan kepada Allah di tempat yang istimewa ini”, ujarnya.

Sementara itu, salah satu jamaah Umroh PT. Wilimas Panen Sri Subekti mengatakan pelayanan PT. Wilimas Panen sangat baik, jamaah sangat di perhatikan dari sisi kesehatan, makan, dan keamanan, “saya senang sekali, sejak pertama datang di Jakarta hingga hari ini pelayanannya bagus, petugas sangat memperhatikan kami dari sisi kesehatan, dan keamanan”, tuturnya.
Tidak hanya beribadah di Masjidil Kharam, rombongan jamaah dari PT. Wilimas Panen Tour and Travel juga akan menjalankan Tawaf. Tawaf adalah salah satu rukun dalam ibadah haji dan umrah. Tawaf sendiri merupakan ibadah yang dilakukan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran.
Berdasarkan hadis riwayat Aisyah RA, Rasulullah mencontohkan untuk tidak melakukan tawaf secara tergesa-gesa, “Rasulullah SAW bertawaf dengan berjalan santai, tidak tergesa-gesa. Jika beliau melintas suatu tiang (Hijr Ismail), beliau mengangkat kedua tangannya, dan membaca: “Allahumma, ba’di (setelah) ini.” (HR. Bukhari), (edp)




























