News

SMKN 2 Kediri Ajak Siswa Bijak Bermedia Sosial

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

23Views

KEDIRI – SMKN 2 Kediri menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui seminar bertajuk “Bijak Bermedia Sosial, Sehatkan Mental”, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 2 Kediri tersebut diikuti anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Pioner.

Kepala Diskominfo Kota Kediri, Sugeng Wahyu Purba Kelana, hadir memberikan materi bertema “Menjaga Ruang Digital Cerdas, Aman dan Sehat”. Ia mengingatkan para siswa bahwa setiap unggahan, komentar, dan informasi yang dibagikan di media sosial memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.

“Jika dulu ada istilah ‘mulutmu harimaumu’, sekarang istilahnya bergeser menjadi ‘jarimu harimaumu’. Media sosial menyimpan data dan jejak digital abadi yang kelak bisa memengaruhi masa depan anak-anak sekalian,” tegas Sugeng.

Ia berpesan agar siswa lebih cermat menyaring informasi untuk menghindari hoaks, menjaga privasi data pribadi, serta memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif yang dapat mendukung pengembangan potensi diri.

Melihat antusiasme para peserta, Sugeng juga berencana memperluas edukasi serupa ke sekolah-sekolah lain, mulai dari tingkat SMP hingga SMA/SMK. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara bijak sekaligus menciptakan ruang digital yang aman dan sehat.

Pembina Ekstrakurikuler PIK-R Pioner SMKN 2 Kediri, Nur Wahyuni, menjelaskan bahwa seminar tersebut digagas sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap perilaku siswa di dunia maya. Menurutnya, kegiatan ini berangkat dari keresahan terhadap sejumlah perilaku di media sosial, seperti unggahan yang kurang bijak dan komentar yang berpotensi memicu konflik.

Selain itu, rekam jejak digital kerap menjadi salah satu pertimbangan dalam proses melamar pekerjaan. Karena itu, sekolah berkolaborasi dengan Diskominfo Kota Kediri untuk memberikan pemahaman literasi digital kepada para siswa, khususnya anggota PIK-R Pioner.

“Harapan kami, siswa yang hadir hari ini bisa menjadi agen perubahan. Mereka dapat membagikan materi dan ilmu baik ini kepada teman-teman di kelasnya,” ujar Nur Wahyuni.

Seminar tersebut juga memberikan pemahaman baru bagi para peserta. Salah satunya, Putri Yahrotul Mutmainah, siswa kelas X Bisnis Digital 1, mengaku semakin menyadari pentingnya berpikir sebelum mengunggah sesuatu di internet, terutama di media sosial.

Ia juga menekankan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya serta menghindari perilaku perundungan daring atau cyberbullying.

“Ingat, apa yang kita lakukan hari ini berdampak untuk masa depan kita. Tidak semua hal di internet dan media sosial itu sepele seperti yang kita bayangkan. Ternyata, semua ada konsekuensinya,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo Kota Kediri turut menghadirkan Pranata Humas Ahli Muda, Nur Mufid, sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak di era digital. (edp)

x