News

STANDBY STATEMENT Spokesperson: General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

69Views

KEDIRI – Terkait adanya penyesuaian operasional penerbangan sebagai dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (WIII), berikut kami sampaikan perkembangan status penerbangan di Bandara Internasional Dhoho Kediri pada (7/9/2026). Berdasarkan informasi dan koordinasi yang kami terima, Bandara Soekarno-Hatta mengalami penutupan sementara pada pukul 08.28–18.00 LT, sebagaimana tercantum dalam NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26.

Adapun penerbangan yang terdampak di Bandara Internasional Dhoho Kediri adalah sebagai berikut:

CANCELED

Arrival

  1. IU 356 rute CGK–DHX
    STA 11.50 LT
    63 penumpang

Departure

  1. IU 357 rute DHX–CGK
    STD 12.30 LT
    65 penumpang

Dengan demikian, terdapat 2 penerbangan terdampak, terdiri atas 1 penerbangan kedatangan dan 1 penerbangan keberangkatan.

Pembatalan penerbangan tersebut disebabkan oleh volcanic ash Gunung Anak Krakatau serta dampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta sesuai dengan NOTAM yang berlaku, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Untuk penumpang penerbangan IU 357, pihak maskapai Super Air Jet menyediakan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku, antara lain:

  1. Refund, berupa pengembalian biaya penerbangan secara penuh (full fare) melalui agen.
  2. Reschedule tanpa biaya (no charge), dengan batas waktu penerbangan paling lambat 13 September 2026, sesuai ketentuan yang berlaku.
  3. Bagi penumpang yang telah berada di bandara, dapat melapor ke area check-in untuk memperoleh informasi dan penanganan lebih lanjut dari pihak maskapai.

Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mengecek status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan.

Untuk informasi terkait kebandaraudaraan, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa.

Bandara Internasional Dhoho Kediri terus memantau perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan melakukan koordinasi secara intensif dengan stakeholder terkait, termasuk BMKG, AirNav Indonesia, pihak maskapai, dan pihak terkait lainnya.

Koordinasi dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi cuaca, potensi sebaran abu vulkanik, serta dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Sebagai pengelola bandara, kami memastikan kesiapan fasilitas, personel, dan layanan bandara serta terus melakukan penyesuaian operasional berdasarkan kondisi terkini dan informasi dari pihak yang berwenang.

Keselamatan dan keamanan penerbangan merupakan prioritas utama kami. Bandara Internasional Dhoho Kediri akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan dapat berjalan secara aman sesuai kondisi terkini. (edp)

x