Politik

Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Akan Bekerja dengan Independen

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

Sosialisasi Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu
144Views

Madiun – Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu kabupaten/kota Zona 6 Jawa Timur, Hari Tri Wasono memastikan timnya bekerja secara independen dan profesional dalam rekruitmen ini. Mereka tidak berafiliasi dengan kelompok manapun dan hanya tunduk pada ketentuan yang ditetapkan Bawaslu RI.

Hari Tri mengatakan proses seleksi yang dimulai dengan pendaftaran pada tanggal 29 Mei – 7 Juni 2023 mendatang bersifat terbuka dan bisa dipantau semua orang. “Hari ini kami bertemu bapak ibu untuk mengumumkan mekanisme pendaftarannya. Jangan sampai ada yang terhalang menjadi anggota Bawaslu hanya karena kesalahan teknis pendaftaran,” katanya dalam sosialisasi di Kantor Bawaslu Kabupaten Madiun, Sabtu, 27 Mei 2023.

Tim seleksi juga tidak akan mempersulit calon pendaftar yang berkomitmen menjadi anggota Bawaslu. Untuk mempermudah pendaftaran, peserta bisa menghubungi petugas sekretariat yang memandu melalui telepon atau WhatsApp di nomor 082334040632.

Nomor ini akan membantu peserta yang berasal dari wilayah Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Madiun, Nganjuk, dan Jombang.

Hari Tri menambahkan seluruh anggota Tim Seleksi Zona 6 memiliki integritas tinggi dalam bekerja. Mereka terdiri dari akademisi perguruan tinggi di Jawa Timur dan praktisi yang memiliki jejak rekam positif dalam proses kepemiluan selama ini.

Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun Ambang Prasetyo Utomo meminta masyarakat tidak meragukan independensi tim seleksi. “Saya saja sampai sekarang belum mengenal siapa mereka. Ini bukti betapa independennya tim ini dalam bekerja,” kata Ambang saat membuka sosialisasi di Kantor Bawaslu.

Sementara itu Sekretaris Tim Seleksi Taufik Alamin mengingatkan kepada peserta untuk mematuhi ketentuan pendaftaran yang telah ditetapkan. Termasuk pembuatan daftar riwayat hidup yang wajib dilengkapi lampiran sesuai keterangan yang ditulis.

“Sering terjadi pendaftar membuat daftar riwayat hidup yang panjang. Semua pengalaman kerja dan penghargaan ditulis. Tapi tidak ada bukti lampirannya, ya kita abaikan,” kata Taufik.

Dia juga mengingatkan peserta untuk tidak main-main dengan ijazah pendidikan yang dilampirkan. Apalagi memalsu dengan merekayasa scan ijazah. Tim seleksi dipastikan bisa mengetahui modus itu dan akan mengkonfirmasi kepada lembaga yang mengeluarkan ijazah tersebut. (edp)

x