Kediri – Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) kota Kediri turut memeriahkan peringatan hari jadi kota Kediri ke 1. 142, dengan menggandeng seniman jaranan yang tergabung dalam paguyuban Wahyu Krido Budoyo dalam Festival Jaranan 2024. Festival jaranan yang diikuti oleh 2 perwakilan grup dari masing-masing kecamatan ini digelar di kawasan museum Airlangga Gunung Klotok kota Kediri. ( 30/6/2024)
Kepala Disbudparpora kota Kediri, Zachrie Ahmad mengatakan bahwa melalui kegiatan ini pemerintah mengajak para seniman untuk membuat kreasi kesenian yang dapat mengikuti perkembangan jaman, “dari pemerintah mengajak mereka untuk ikut mengembangkan kesenian karena yang namanya seni tari, ini kan ada unsur tari-tarinya, ada unsur keseniannya, ada budayanya, komplitlah itu mengikuti perkembangan masyarakat”, ujarnya.

Lebih lanjut Zachrie Ahmad mengatakan bahwa nantinya Disbudparpora kota Kediri bersama paguyuban Wahyu Krido Budoyo akan mematenkan jaranan sebagai karya seni kota Kediri, “nah, golnya nanti paguyuban ini akan mematenkan kesenian jaranan kota Kediri, beserta inovasi-inovasi yang mereka ciptakan”, tambahnya.
Dari 6 grup peserta, 3 diantaranya tampil pada hari ini (30/6/2024), sedangkan 3 lainnya akan tampil pada tanggal (7/7/2024) yang sekaligus penyerahan hadiah. Dalam kegiatan ini, Disbudrpora telah menyediakan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Nantinya dari festival akan diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3 sehinngga semua grup poeserta akan menerima hadiah. (edp)



























