Kediri – Seorang bocah berusia 3,5 tahun di temukan meninggal di kelurahan Ngronggo, kota Kediri. Saat ifu, korban ditemukan ibunya, sesaat setelah ibunya pulang kerja. Rabu petang. (15/4/2026)
Korban ditemukan di dapur rumah tersebut, “Korban dikatakan sudah meninggal dunia. Pihak keluarga kemudian meminta tolong kepada tetangga kanan kiri,” ujar salah satu saksi mata bernama Baharuddin Yusuf, Kamis, (16/04/2026) dini hari.
Laporan kemudian diteruskan ke perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas dan Polsek Kediri Kota. Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut, “Luka yang parah ada dibawah pelipis mata, itu memar. Kemudian juga di bagian perut itu, memar,” ungkap pria yang juga Ketua RW tersebut.
Korban diketahui tinggal bersama sang nenek, ibu, ayah serta dua orang kakak perempuannya. Rumah itu kini sudah diberi garis polisi.
Menurut Baharuddin, sebelum ditemukan meninggal, korban berada di rumah bersama sang nenek yang berinisial SL. Sementara kedua orangtuanya tengah tidak berada di rumah untuk bekerja.
Menurut tetangga sekitar sang ibu bekerja sebagai penjual gorengan keliling sedangkan sang ayah (S) pekerja bangunan. Namun di hari kejadian sang ibu bekerja di tempat lain, “Ibunya pergi mijat, bapaknya masih kerja. Pulang-pulang anak itu sudah meninggal,” tuturnya.
Sampai Kamis dini hari, keluarga tersebut masih diperiksa intensif oleh pihak Polres Kediri Kota. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui siapa dan apa penyebab kematian bocah tadi.
Termasuk mendalami kemungkinan bocah tadi tewas akibat kekerasan atau penganiayaan, “Untuk kepastian itu kita juga belum tahu. Semua masih diproses di Polres Kediri Kota,” tukas Baharuddin.
Saat pihak keluarga diperiksa, dua kakak perempuan korban sementara dititipkan ke pihak keluarga yang lain. Keluarga itu sendiri baru tinggal di rumah tersebut sekitar 2 tahun belakangan dan dikenal tidak terlalu sering bergaul dengan tetangga. (edp)



























