Kediri – Sebanyak 33.632 jiwa warga kota Kediri menerima bantuan pangan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) tahap II. Penyaluran bantuan tersebut akan dilaksanakan di 3 kecamatan kota Kediri mulai 21 Februari hingga akhir Februari 2024.
Data penerima bantuan berasal dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia. Untuk wilayah Kecamatan Kota, Ridwan merinci data jumlah penerima sebanyak 8.946 jiwa, wilayah Kecamatan Mojoroto sebanyak 11.893 jiwa dan Kecamatan Pesantren dengan jumlah 12.793 jiwa. Adapun untuk tiap keluarga mendapatkan bantuan 10 kilogram beras medium dengan syarat pengambilan membawa undangan, KTP dan Kartu Keluarga.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, M. Ridwan Kepala DKPP Kota Kediri mengungkapkan penyaluran bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menugaskan Perum BULOG untuk ketersediaan beras. Selanjutnya Perum Bulog menunjuk PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai transporter untuk menyalurkan bantuan kepada keluarga penerima bantuan pangan di Kota Kediri, “Kami menerjunkan tim sebanyak 13 orang yang tersebar di tiap-tiap kelurahan yang bertugas memonitoring pelaksanaan dalam penyaluran bantuan pangan ini. Jadi kami betul-betul tahu pelaksanaannya dan alhamdulillah meskipun ada sedikit kendala, namun sampai dengan hari ini semua berjalan lancar,” terangnya.
Ridwan berharap pemberian bantuan beras ini tidak hanya meringankan beban masyarakat. Namun juga bisa menstabilkan pasokan dan harga beras. “Semoga bantuan pangan ini bermanfaat. Sekaligus dapat menjaga stabilitas pangan dan meringankan beban pengeluaran bagi para penerima,” tutur Ridwan. (edp)




























