Kesehatan

Pastikan Kesehatan Anak, Dinkes Himbau Orang Tua Lebih Peduli Pada Kesehatan Mata dan Telinga Anak

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

148Views

Kediri – Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan kota Kediri bersinergi untuk mencegah terjadinya gangguan penglihatan dan pendengaran dalam kegiatan Deteksi Dini Gangguan Penglihatan dan Pendengaran Pada Siswa Sekolah Dasar yang diselenggarakan di halaman Dinas Kesehatan kota Kediri. Sejak pagi 400 siswa SD telah berkumpul di halaman Dinas Kesehatan kota Kediri untuk menjalani pemeriksaan penglihatan dan pendengaran. Bagi beberapa siswa yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, maka akan dilakukan tindakan di lantai 2 kantor Dinas Kesehatan kota Kediri. (23/7/2025)

Vinanda Prameswati, Walikota Kediri yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan,bahwa saat ini  Pemerintah Kota Kediri terus berupaya mendorong masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera. Kegiatan deteksi dini gangguan penglihatan dan pendengaran ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Seringkali gangguan penglihatan dan pendengaran ini luput dari perhatian. Padahal gangguan tersebut bisa berdampak besar pada tumbuh kembang, kemampuan belajar, bahkan membentuk rasa percaya diri anak. “Tadi saya keliling dan hasilnya anak-anak ini penglihatannya sehat tetapi banyak yang bermasalah dengan pendengaran, ke depan perlu adanya sosialisasi untuk guru dan orang tua agar pendengaran anak-anak lebih sehat. Perlu dilakukan pemeriksaan rutin enam bulan sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri Mubasysyir mengatakan bahwa saat ini dibutuhkan peran aktif orang tua untuk menjaga kesehatan mata dan THT pada anak, “Makanya orang tua juga harus care kepada anak-anakknya karena lihat orang tuanya main hp jadi anaknya juga main hp, jadi mungkin harus diubah mugkin diajak kegiatan-kegiatan yang positif yang tidak harus berhubungan dengan gadget”Lebih lanjut”, harapnya.

Muhammad Fajri menambahkan agar orang tua lebih perhatian kepada kebersihan THT anak, karena pihaknya banyak menemukan anak dengan keluhan serumen (zat lilin yang dihasilkan secara alami di dalam telinga), dan  juga menghimbau kepada orang tua agar memeriksakan anaknya ke spesialis THT minimal 6 bulan sekali. (edp)

x