Kediri – Sebagai upaya penyediaan data pelaku usaha yang lengkap dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), Dinas Perdagangan dan Perindusrian Kota Kediri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), dengan narasumber dari Dinas Perdagangan Kota Kediri. Bimek yang diikui oleh 20 pelaku usaha ini di gelar di hotel Lous Kediri. (10/7/2023)
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait akun SIINAS dengan segala menu laporannya. “Setiap tahun rutin kita fasilitasi bagi pelaku IKM untuk pembuatan akun SIINAS. Agar bimtek berjalan efektif, jumlah peserta memang kita batasi supaya mereka benar-benar memahami materi yang disampaikan narasumber,” terang Kepala Disperdagin Kota Kediri Wahyu Kusuma Wardani.

Selain itu, Lilin Nuryani kepala bidang Perindustrian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri mengaakan bahwa hingga saat ini dari 518 bpelaku usaha, yang elah memiliki akun SIINAS sejumlah 42, maka pihaknya akan memfasilitasi pelaku usaha yang lain agar segera memiliki SIINAS, “sampai dengan Juni 2023 terdapat 42 pelaku industri Kota Kediri yang sudah memiliki akun SIINAS. Sementara pelaku industri dengan risiko menengah tinggi dan risiko tinggi sampai dengan Desember 2022 sejumlah 518 unit usaha. Hal ini menurutnya, menjadi perhatian bersama. Untuk itu pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan akan membuka fasilitasi layanan pembuatan akun SIINAS di kantor Disperdagin. Wahyu berharap, bimtek SIINAS dapat bermanfaat dalam pengembangan usaha perdagangan dan perindustrian di Kota Kediri sehingga roda perekonomiannya bisa semakin baik dan meningkat”, ujarnya.

Lilin Niryani berharap nani semua pelaku usaha di kota Kediri dapat terdata dalam SIINAS agar semua pihak mengetahui potensi apa saja yang ada di kota Kediri dan jika akan menggelar suatu kegiatan atau ada kebutuhan dapat melibatkan pelaku usaha kota Kediri.
Semenara itu, Anna Rahayu salah satu peserta mengatakan bahwa pada awalnya pihaknya sempat mengalami kesulitan saat menggunakan SIINAS tetapi karena terus mendapatkan bimbingan dari disperdagin maka saat ini pihaknya sudah mulai memahami dan berharap pelatihan ini terus di gelar secara berkala, “Sebaiknya berlanjut karena banyak banget teman-teman IKM-UKM kota Kediri yang belum mengetahui tentang SIINAS, dan pendampingan itu juga harus terus berkala, terus di damping sampai pelaporan”, tuturnya

Dalam bimtek tersebut, peserta tidak hanya bisa bertanya tetapi juga mendapat bimbingan secara langsung dari tim Dinas Perdagangan Jawa Timur tentang cara mendaftar, cara menggunakan aplikasi SIINAS, hingga sistem pelaporan berkala yang harus di lakukan setiap tiga bulan. (edp)




























