Kediri – Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar Gowes Bareng Peduli Stunting. Kegiatan yang mengambil start dari Puskesmas Sukorame dan Finish di Puskesmas Ngletih, Gowes diikuiti 150 peserta yang berasal dari gabungan organisasi kesehatan mulai dari IBI, PDGI, PPNI. (10/11/2023)
Kepala Dinas Kesehatan dr Fajri Mubasysyir mengutarakan stunting sudah menjadi isu dan masalah nasional. Untuk itu, pihaknya berusaha membantu pemerintah dalam penanganan dan menekan angka stunting, salah satunya dengan memberikan bantuan makanan tambahan. “Sebagian besar kasus stunting terjadi pada masyarakat yang kurang mampu jadi kita berikan bantuan dengan harapan mereka mengerti bahwa stunting bisa disembuhkan dan ditangani,” ujarnya.
Lebih lanjut dr Fajri menambahkan, stunting merupakan kondisi yang bisa disembuhkan. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan kerjasama dari semua pihak termasuk juga pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting. “Diperlukan waktu yang cukup lama untuk penanganan stunting. Jadi pesan saya untuk masyarakat jika merasa ada keluhan bisa datang ke puskesmas terdekat. Untuk ibu hamil bisa konsultasi gizi ke puskesmas agar asupan yang dikonsumsi bisa terjaga nutrisi dan kalorinya sehingga tidak terjadi bayi stunting,” tutupnya.
Untuk diketahui dalam kegiatan tersebut Dinas Kesehatan juga membagikan 90 bantuan peduli stunting kepada balita stunting di tiga wilayah puskesmas yakni Puskesmas Sukorame, Puskesmas Balowerti dan Puskesmas Ngletih. (edp)




























