Pemerintahan

BPS dan Pemkot Sampaikan Hasil ST2023 Tahap 1

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

Sosialisasi Hasil Sensus Pertanian 2023 Tahap 1
191Views

Kediri – Pemerintah kota Kediri bekerjasam dengan Badan Pusat Statistik (BPS)n kota Kediri menggelar sosialisasi hasil sensus pertanian 2023, tahap 1. Kegiatan yang dilaksakan di Ballrom Hotel Lotus kota Kediri ini diikuti oleh Opd se-lingkungan Pemerintah kota Kediri, camat, lurah, perum perhutani kota Kediir, perwakilan Media, kelompok tani, dan petani milenian, serta perwakilan pondok pesantre. (18/12/2023)

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tidak lanjut dari Sesnsu Pertanian 2023 (ST2023) yang telah terlaksana pada bulan September 2023. Kasubag Umum BPS Kota Kediri, Diah Retnani dalam sambutannya mengatakan Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus pertanian pertama yang  pelaksanaan pendataan dan diseminasinya dilakukan di tahun yang sama.

Diah Retnani mengatakan, BPS Kota Kediri juga telah melakukan diseminasi tahap 1 hasil ST2023 secara serentak pada tanggal 4 Desember 2023. “Kami telah melaunching produk – produk ST2023 yang bisa dilihat dan download melalui website kedirikota.bps.go.id berupa buklet, leaflet, dan info grafis. Atau buku hasil ST2023 yang telah kita launching 15 Desember 2023 lalu,” tuturnya. Lebih lanjut Diah menambahkan pihaknya akan melakukan diseminasi hasil sensus tahap kedua pada bulan April tahun 2024 mendatang.

Sementara itu Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri yang ikut hadir dalam acara tersebut  mengatakan hasil dari sensus tersebut akan menjadi rujukan bagi Pemkot Kediri untuk menentukan arah kebijakan dan pembangunan sektor pertanian ke depannya. Karena menurutnya data sektor pertanian yang akurat, dapat memperbesar potensi pengembangan yang lebih menyeluruh di semua sub sektor. “Mengingat, kondisi pertanian saat ini sangat jauh berbeda dibandingkan 10 tahun lalu, perlu dilakukan re-adjustment berbagai kebijakan. Apalagi dinamika sektor pertanian juga dipengaruhi oleh pergeseran perilaku masyarakat sekarang,” ucapnya.

Untuk diketahui, sensus pertanian yang dilakukan oleh BPS dilakukan setiap 10 tahun sekali yang menyediakan data struktur pertanian sampai dengan unit administrasi terkecil (dalam hal ini kelurahan). Cakupan dari sensus pertanian ini adalah usaha pertanian perorangan, usaha pertanian berbadan hukum, dan usaha pertanian lainnya dengan cakupan area seluruh Indonesia. (edp)

x