Kediri – Dalam rangka mempertahankan minat masyarakat terhadap jajan tradisonal/ jananan pasar, Perumda Pasar Joyoboyo menggelar Festival Jajan Pasar di Pasar Stono Bethek lantai 2 kota Kediri. Acara yang di mulai pada pukul 15. 00 tersebut dibuka dengan tarian dari Sanggar Tari Blorowati. (23/3/2024)
Selanjutnya acara di buka oleh Pj. Walikota Kediri, Zanariah yang hadir bersama para kepala Dinas di OPD se-kota Kediri. Dalam festival tersebut, Zanariah meminta kepada seluruh kepala dinas yang hadir untuk ikut membeli jajanan pasar.
Pada Festival kali ini, terdapat 72 stand jajan pasar diantaranya menjual gethuk, punten pecel, cenil, anek bothok, kue utri, kroket, kripik pisang, gorengan, berbagai minumna, dan lain sebagainya. Tak hanya meminta kepada kepala OPD untuk membeli jajan pasar, Zanariah setelah membuka kegiatan tersebut juga berjalan berkeliling untuk mengajak berbincang para pedagang, dan membeli beberapa makanan yang dijual.
Zanariah menyampaikan bahwa selama ini Pemkot Kediri telah memberi dukungan kepada para pedagang yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian, “kalau ini Pemkot sudah memberikan pelatihan, bantuan modal, bagaiomana membuka pasar, buat IKM-IKM ini biar mereka bisad meningkat dari tahap ekonomi mikro sampai ke menengah”, ujarnya.
Lebih lanjut, Zanariah menjelaskan jika apabila kegiatan ini diminati masyarakat maka pihaknya akan lebih sering menyelenggarakan acara serupa, “kalau ini memang diminati dan memang komitmen, komunitas, semua masyarakat ini mau tidak hanya setahun sekali, bisa sebulan sekali dan masuk dalam kalender kota”, tambahnya.

Sementara itu, salah saytu pedagang jajan pasar yang ikut membuka stand pada kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah kota Kediri yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut, ‘ meningkatkan minat untuk membeli di pasar tradsisional , itu sangat menunjang untuk perekonomian kita, mending kita beli ke jajanan pasar dari pada jananan luar, jadi untuk mengembalikan lagi kebudayaan kita”, tuturnya.
Untuk diketahui, pada kegiatan selain jajan pasar, juga digelar lomba foto yang menghadirkan Mamuk Ismntoro, founder matanesia. Selain itu, kegiatan tersebut juga diisi dengan penampilan live musik. (edp)




























