Pemerintahan

DKPP Kota Kediri Uji PSAT Untuk Pastikan Keamanan Konsumen

Jurnalis : Ellya Destiara Permata

208Views

Kediri – Dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia serta menyambut Hari Raya Idhul Adha Tahun 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri melaksanakan Uji Keamanan Pangan untuk PSAT ( Pangan Segar Asal Tumbuhan). Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginstruksikan  seluruh dinas kab/Kota yang menangani uji keamanan pangan secara serentak pada tanggal 7 hingga 14 Juni 2024. (12/6/2024)

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Moh Ridwan, Kepala DKPP Kota Kediri mengungkapkan tujuan dari kegiatan yang berlokasi di Pasar Setono Betek tersebut untuk memastikan bahwa Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang dikonsumsi masyarakat Kota Kediri aman dari pestisida, serta Pangan Segar Asal Hewan (PSAH) dan Pangan Segar Asal Ikan (PSAI) terbebas dari formalin.

Moh Ridwan  mengatakan pihaknya akan melakukan uji test kepada 10 komoditas, “Jadi kami melaksanakan uji test kita atas sepuluh komoditas yang terdiri dari delapan PSAT, satu PSAH, dan satu PSAI untuk memastikan benar-benar aman dikonsumsi masyarakat,” jelas Ridwan.

Usai menggelar uji keamanan pangan, DKPP Kota Kediri akan menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait hasil uji bahwa sayur yang dibeli di pasar mengandung pestisida serta mengupayakan masyarakat agar melakukan optimalisasi pekarangan dengan menanam PSAT sendiri. “Setelah kita tahu bahwa hanya ada dua PSAT yang negatif pestisida maka masyarakat perlu untuk mengupayakan sendiri PSAT minimal dalam rangka optimalisasi pekarangan untuk ditanami PSAT kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Terkait tingkat kandungan pestisida dalam PSAT, Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan uji ambang batas.

Pada kesempatan tersebut, Tutik, salah seorang pembeli yang sehari-hari bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga mengaku cukup kaget dengan hasil yang dilakukan DKPP hari ini. Menurutnya, Ia bersama keluarga sangat gemar dan sering sekali mengkonsumsi PSAT yang disebutkan mengandung pestisida tersebut. “Saya lumayan kaget sama hasil ujinya soalnya sudah terbiasa makan itu. Ya semoga saja tidak membahayakan tubuh,” ujar wanita berkacamata tersebut. (edp)

x