Kediri – Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 79, Pemerintah kota Kediri bersama bersama Wild Water Indonesia (WWI) Regional Kediri menebar benih ikan di perairan Sungai Brantas. (17/8/2024)
Menurut Zanariah, Pj Walikota Kediri saat ini manusia sudah terlalu fokus pada kebutuhan personal sampai lupa bahwa hidup berdampingan dengan makhluk hidup lain. Contoh nyatanya, banyak sungai yang ekosistemnya rusak karena aktivitas manusia. “Untuk kembali menyeimbangkan ekosistem dan keanekaragaman hayati di sungai serta menambah stok ikan di perairan umum. Maka pada kesempatan ini bersama WWI Kediri kita menebar benih ikan”, ujarnya.
Sementara itu, Koordinator WWI Regional Kediri Bima Nuryawan menambahkan setiap tanggal 17 Agustus WWI Kediri memiliki aksi tebar benih ikan. Setiap bulan hal itu juga dilakukan. WWI juga melakukan aksi tanam pohon untuk menjaga mata air. Serta memberi edukasi masyarakat sekitar sumber mata air untuk menjaga mata air. Sampai dengan saat ini yang meresahkan adalah masalah sampah. “Kita masih temukan banyak sampah plastik dan diapers di Sungai Brantas. Padahal ini berbahaya sekali untuk ikan-ikan yang hidup di Sungai Brantas apalagi bila menelan gel dari diapers. Edukasi terus kita lakukan ke masyarakat”, paparnya.
Total ada 35.000 benih ikan dari 7 jenis ikan yang ditebar pada kegiatan tersebut, dengan rincian Baderbang 10.000 ekor, Wader 10.000 ekor, Muraganting 5.000 ekor, Sengkaring 500 ekor, Gurame 2.000 ekor, Nilem 2.500 ekor, dan Udang 500 ekor. (edp)




























