Kediri – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri kembali menghadirkan kegiatan Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) dengan mengusung tema “Sinergi untuk Memperkuat Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Syariah Regional”. Penyelenggaraan SYIAR 2024 memiliki berbagai agenda terdiri dari opening ceremony; Launching Zona KHAS Mall; fasilitasi sertifikasi halal UMKM; business matching; bazaar UMKM; Seminar Wakaf; Forum Wakaf Produktif; Tabligh Akbar; serta penampilan finalis lomba-lomba Eksyar.
Dalam upaya mengakselerasi terbentuknya ekosistem halal kota Kediri, pada tahun ini Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri, KADIN, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Halal Center UIN SATU Tulungagung akan melakukan launching Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (KHAS) Foodcourt Kediri Town Square. Keberadaan Zona KHAS di mall ini merupakan yang pertama di Indonesia. Selain itu juga dilakukan akselerasi pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) dan sertifikasi halal kepada UMKM. Penambahan Zona KHAS ini merupakan kelanjutan dari implementasi Komitmen Bersama untuk mewujudkan Kota Kediri sebagai Pusat Pengembangan Kawasan dan Ekosistem Halal antara Bank Indonesia Kediri, Pemerintah Kota Kediri, MUI Kota Kediri, Kadin Kota Kediri dan UINSATU Tulungagung di tahun 2022. Sementara itu sebagai informasi, pada tahun 2023 telah dilaksanakan Sertifikasi Halal Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kediri dan Pembetukan Zona KHAS Soto Tamanan.
Kepala Perwakiilan Bank IIndonesia Kediri Yayat Cadarajat mengatakan pemberian logo halal di Foodcourt Kediri Town Square bertujuan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat, terutama warga muslim, “karena ini kita mau menjadi kota Kediri ini salah satu kota yang bisa ramah muslim, sehingga untuk kulinernya sudah bisa terjamin kehalalannya”, ujarnya. (23/8/2024)

Sementara itu, Zanariah PJ Walikota Kediri menyampaikan program Bank Indonesia ini merupakan bantuan untuk percepatan sertifiikasi Halal untuk UMKM atau pelaku usaha di kota Kediri, “jadi membuat yakin pembeli, konsumen baik masyarakat kita maupun wisatawan local yang memang muslim gak perlu bertanya-tanya lagi, pasti halal itu sudah masuk perut itu sudah amanlah”, tuturnya.
Untuk diketahui – kegiatan SYIAR 2024 juga dimeriahkan dengan berbagai lomba dengan muatan edukasi syariah diantaranya Lomba Dakwah, Lomba Nasyid, Lomba Cerdas Nadzom Alfiyah, Lomba Sholawat Al Banjari, dan Lomba Ranking 1 CBP Rupiah yang dapat diikuti oleh kalangan santri di berbagai pondok pesantren dan masyarakat umum. Selain itu kegiatan ini juga bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri yang akan menghadirkan Operasi Pasar di sekitar area SYIAR sebagai upaya pengendalian harga bahan pokok di tingkat konsumen. Sebagai sarana edukasi ekonomi syariah kepada masyarakat juga dilakukan Tabligh Akbar bersama Habib Ali Zainal Abidin Bin Assegaf dan Majelis Az-Zahir yang bertempat di Lapangan Barat Aula Al Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo yang dapat diikuti oleh masyarakat umum.
Kantor Perwakilan BI Kediri mengajak seluruh masyarakat untuk bisa berpartisipasi, hadir dan meramaikan kegiatan SYIAR 2024 yang harapannya dapat memberikan manfaat kepada perekonomian khususnya pengembangan ekonomi syariah di wilayah mataraman. (edp)




























