Kediri – Peni Kusumoastuti Lukito Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)) mendatangi Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri untuk meresmikan 8 balai Pengawsan Obat dan Maknann (Balai BPOM) di Indonesia. (24/20/2023)
8 balai BPOM tersebut diantaranya Surakarta, Tasikmalaya, Bogor, Kabupaten Kediri, Sambas Timur, Tangerang, Paya Kumbuh, Belu, dan Palopo. Pada peresmian tersebut, setiap perwakilan daerah juga hadir, termasuk Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Penny menyebutkan untuk saat ini masih 8 Balai POM yang diresmikan dengan target 40 balai yang dibentuknya. Dengan balai tersebut dan unit pelaksana teknis (UPT) lain, pihaknya menyampaikan seluruh wilayah Indonesia sudah dalam cakupan balai maupun loka POM, “Ada 40 Loka yang ingin kita kembangkan menjadi balai. Ini masih ada 8. Total kita ada 76 UPT di seluruh Indonesia” jelas Penny.
Sementara itu Hanindhito Himawan Pramana yang biasa di sapa mas Dhito mengatakan, pihaknya telah menyediakan sejumlah lahan alternatif untuk membangun balai POM, “Nantinya Kabupaten akan berkomitmen menyediakan lahan untuk dibangunnya Balai POM,” katanya.
Mas Dhito menambahkan, dengggan adanya balai BPOM mampu menunjangg ijin edar dan penggawasan terhadap bat serta makanan bagi UMKM di Kabupaten Kediri, “Kalau sudah dapat ijin edar dari BPOM, nilai jual dan valuenya akan bertambah”, tambahnya.
Setelah menandatanggi peresmian, Bupati Kediri juga memberikan bingkisan berupa kian batik karya UMKM Kabupaten Kediri kepada Peni Kusumoastuti Lukito. (edp)




























