Pemerintahan

Dinding Saluran Ambrol Akibat Kendaraan Berat, DPUPR Kota Kediri Langsung Lakukan Perbaikan

Jurnalis: Ellya Destiara Permata

127Views

Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur perkotaan demi kenyamanan warga. Terbaru, DPUPR Kota Kediri melakukan perbaikan intensif pada saluran drainase di lingkungan Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kediri. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mengoptimalkan fungsi drainase dan menekan potensi genangan air saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

Kerusakan pada saluran drainase di Manisrenggo ini ditengarai akibat seringnya kendaraan bermuatan berat melintas di atasnya secara berulang. Beban yang melebihi kapasitas tersebut menyebabkan sebagian dinding saluran ambrol dan materialnya menyumbat aliran air. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu luapan air dan genangan parah saat intensitas hujan tinggi. Menyikapi hal tersebut, tim teknis dari DPUPR Kota Kediri langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan normalisasi dan rekonstruksi dinding saluran yang rusak.

Kepala DPUPR Kota Kediri, Ir. Endang Kartika Sari, ST, MM., melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, I Made Dwi Permana, ST, MAP., menjelaskan bahwa perbaikan ini ditargetkan menyasar titik-titik krusial yang menyumbat aliran air warga, “Kami melakukan perbaikan dan penguatan dinding saluran sepanjang kurang lebih 100 meter di lingkungan Manisrenggo. Fokus utama kami adalah mengembalikan kapasitas tampung dan kelancaran aliran air yang sempat terganggu akibat material ambrol,” ujar I Made Dwi Permana saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan.

Made menambahkan, kerusakan akibat beban kendaraan berat memang menjadi salah satu tantangan dalam pemeliharaan infrastruktur jalan dan drainase di kawasan pemukiman. Oleh karena itu, selain melakukan perbaikan fisik, pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga aset fasilitas umum tersebut, “Perbaikan ini kami lakukan agar fungsi drainase dapat kembali berjalan optimal, sehingga masyarakat sekitar tidak perlu cemas lagi akan ancaman genangan saat hujan tiba. Kami juga berharap ke depannya ada kesadaran bersama, terutama terkait pembatasan kendaraan berat yang melintas, agar infrastruktur yang sudah diperbaiki ini bisa lebih awet dan tahan lama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengerjaan di lapangan terus dikebut dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan agar saluran drainase tersebut dapat segera berfungsi normal secara total. (edp)

x